Ketua IAEA Kunjungi Iran Saat Ketegangan di Kawasan Meningkat
📅 Senin, 06 Mei 2024, 14:00 WIB | Oleh: Tim PenulisTeheran secara konsisten membantah ambisinya untuk mengembangkan senjata nuklir, dan bersikeras bahwa aktivitas atomnya sepenuhnya untuk tujuan damai.
Pada Februari, IAEA mengatakan dalam sebuah laporan rahasia yang dilihat oleh AFP bahwa perkiraan persediaan uranium yang diperkaya Iran telah mencapai 27 kali lipat dari batas yang ditetapkan dalam perjanjian tahun 2015.
Pada hari Minggu, kantor berita resmi Iran IRNA mengatakan kunjungan Grossi memberikan "kesempatan bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan keprihatinan mereka", terutama berkaitan dengan inspektur IAEA.
Iran pada bulan September mencabut akreditasi beberapa inspektur, sebuah tindakan yang pada saat itu digambarkan sebagai tindakan yang "ekstrem dan tidak dapat dibenarkan".
Sebaiknya Anda baca juga:
Teheran mengatakan keputusannya merupakan konsekuensi dari "pelanggaran politik" yang dilakukan Amerika Serikat, Prancis, Jerman, dan Inggris.
Eslami mengatakan IAEA memiliki "lebih dari 130 inspektur" yang bekerja di Iran. Ia menegaskan Teheran tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pengawas nuklir tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!