Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Diterapkan di Seluruh Indonesia, Kementan Bantu Petani Kendalikan Hama Penggerak Padi

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 07:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Diterapkan di Seluruh Indonesia, Kementan Bantu Petani Kendalikan Hama Penggerak Padi Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Jajaran Kementerian Pertanian berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait hingga petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dalam gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama penggerek batang padi di Karawang, Sabtu (4/5/2024).

Jakarta - Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait membantu petani di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dalam gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama penggerek batang padi di daerah tersebut.

"Kami melakukan pengendalian hama penggerek batang padi dengan dosis sekitar 25 tangki per hektare karena kami telah mengamati adanya telur-telur penggerek batang sekitar 3-4 per meter persegi. Kami melakukan gerakan pengendalian bersama-sama petani dan instansi terkait," kata Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Suwandi menyampaikan pihaknya bersama berbagai pihak terkait termasuk petani kompak melakukan penyemprotan hama di area pesawahan Desa Pasir Talaga, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang.

"Kami secara langsung turun tangan untuk membantu petani dalam mengendalikan hama penggerek batang padi di area seluas 5 hektare dari total lahan seluas 40 hektare," ujar Suwandi.

Suwandi menambahkan bahwa kegiatan tersebut sebagai respons nyata atas arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak terkait, termasuk petugas dan jajaran Kementan, untuk membantu petani secara langsung.

Untuk memperkuat semangat seluruh pihak, Suwandi mengajak semua untuk bersinergi dalam menangani permasalahan OPT di lapangan.

"Marilah kita semua bergerak bersama, gencarkan gerakan pengendalian, dan sebarkan kegiatan yang bermanfaat ini agar dapat diikuti oleh daerah lainnya," ujar Suwandi.

Direktur Perlindungan Tanaman Kementan Rachmat menegaskan komitmen pihaknya untuk selalu mendukung kegiatan pengendalian hama tanaman demi meningkatkan produktivitas pertanian dalam negeri.

"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa para petani mendapatkan pendampingan dan pengawalan yang mereka butuhkan. Semoga gerakan ini dapat membantu menurunkan populasi OPT, khususnya penggerek batang padi," ujar Rachmat.

Kepala Seksi Padi Dinas Pertanian Kabupaten Karawang Nani Kasih berharap bahwa gerakan pengendalian OPT dapat memotivasi petani untuk lebih waspada terhadap serangan hama dan senantiasa melakukan langkah pencegahan.

"Semoga gerakan ini dapat memotivasi petani untuk lebih waspada terhadap serangan hama dan selalu melakukan langkah pencegahan. Lebih baik mencegah daripada mengobati," ujar Nani.

Gerakan pengendalian hama penggerek batang padi di Desa Pasir Talaga, Kecamatan Telagasaru, Kabupaten Karawang, dilakukan di lahan persawahan seluas 40 hektare dengan komoditas padi sawah varietas Inpari 32 Ciherang, dengan umur tanaman saat ini berkisar antara 15-40 hari setelah tanam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.