Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Garuda Muda Bersiap Hadapi Guinea

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Garuda Muda Bersiap Hadapi Guinea Doc: ANTARA/AFP/KARIM JAAFAR
Ket. Skuad Indonesia U23 sebelum pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 2024 melawan Irak, di Stadion Abdullah Bin Khalifa di Doha, Qatar, pada 2 Mei 2024.

JAKARTA - Dari 16 tim yang mengikuti Piala Asia U23 2024, lima tim di antaranya sudah pernah menjuarai turnamen ini.

Indonesia yang merupakan debutan pada edisi 2024 menghadapi tiga dari lima tim yang pernah menjuarai Piala Asia U23 itu.

Ketiganya adalah Korea Selatan, Uzbekistan dan Irak. Juara Piala Asia U23 lain yang belum pernah dihadapi Indonesia adalah Arab Saudi dan Jepang.

Indonesia menang adu penalti 11-10 melawan Korea Selatan setelah seri 2-2 selama 120 menit, tapi menyerah 0-2 kepada Uzbekistan dan terakhir tunduk 1-2 kepada Irak dalam perebutan tempat ketiga yang juga salah satu tiket lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Setelah dihentikan Uzbekistan dalam semifinal, pelatih Shin Tae-yong mengakui tim asuhannya kurang berpengalaman dan tampil gugup sehingga menyerah kepada Uzbekistan.

Faktanya tim-tim yang mengalahkan Indonesia selama turnamen ini adalah tim-tim sarat pengalaman tampil dalam atmosfer tinggi.

Uzbekistan sudah empat kali mencapai semifinal dan berturut-turut masuk final dalam dua edisi terakhir, selain menjadi juara pada 2018.

Irak hampir sama. Termasuk 2024, mereka sudah tiga kali mencapai semifinal, yang satu di antaranya berlanjut ke final dan akhirnya menjuarai turnamen ini pada 2013.

Ini bukan pemaafan atas kekalahan dua kali berturut-turut yang dialami Garuda Muda, tetapi jika melihat bagaimana Justin Hubner cs bertarung, termasuk saat menghadapi Irak, Garuda Muda telah membuktikan diri sebagai tim yang pantang menyerah.

Yang mungkin berbeda dari laga-laga setelah babak perempat final, Garuda Muda terlihat memanggul beban lebih berat. Mereka tidak lagi bermain lepas, meski tetap bermain bagus.

Tapi mungkin, seperti pernah disebut Shin Tae-yong, inilah bedanya tim belum berpengalaman dengan tim yang berpengalaman di level puncak kompetisi.

Shin pernah menyebut timnya gugup saat melawan Uzbekistan. Tapi saat melawan Irak, kegugupan itu sudah tak tampak. Indonesia menguasai distribusi bola agak lebih banyak, walau kalah banyak dalam menciptakan peluang gol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.