Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

May Day 2024 Momentum Buruh Tingkatkan Kompetensi

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 03:03 WIB | Oleh:
May Day 2024 Momentum  Buruh Tingkatkan Kompetensi Doc: Antara/Prisca Triferna
Ket. Menaker Ida Fauziyah (tengah) dalam konferensi pers usai acara puncak peringatan Hari Buruh 2024 di Jakarta, Rabu (1/5/2024).

Hari Buruh 2024 diharapkan menjadi momentum bagi pekerja untuk meningkatkan kompetensi demi menghadapi dinamika ketenagakerjaan yang sarat dipengaruhi perkembangan teknologi informasi.

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, menyebut Hari Buruh Internasional atau May Day 2024 merupakan momentum bagi pekerja/buruh meningkatkan kompetensi. Hal tersebut penting untuk menghadapi dinamika ketenagakerjaan di masa depan yang dipengaruhi perkembangan teknologi informasi.

"Saya mengajak teman-teman pekerja/buruh untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi dan daya saing," ujar Menaker, dalam acara peringatan May Day 2024, di Jakarta, Rabu (1/5).

Dia menjelaskan, peningkatan kompetensi dan daya saing pekerja/buruh memiliki 2 tujuan utama bagi pekerja/buruh. Pertama, meningkatkan keterampilan, keahlian, kemampuan, dan kapasitasnya sehingga dia mampu meningkatkan karirnya.

Kedua, lanjut Ida, peningkatan kompetensi dan daya saing bertujuan untuk membekali diri dengan berbagai keterampilan dan kompetensi yang dapat digunakan untuk alih profesi.

Dua hal tersebut menurutnya sangat penting agar pekerja/buruh dapat terus survive menghadapi dinamika dunia ketenagakerjaan yang semakin dinamis dan kompetitif.

"Untuk menghadapi masa depan ketenagakerjaan, menjadi terampil saja tidak cukup. Kita harus terus menerus mengasah diri, meningkatkan kapasitas diri, agar kita selalu bisa beradaptasi dengan perubahan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai instrumen untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing para pekerja/buruh. Di antaranya pelatihan vokasi melalui program Balai Latihan Kerja (BLK).

Ida menambahkan, saat ini sudah ada 8 BLK Komunitas bagi serikat pekerja/serikat buruh. Ke depan pihaknya akan lebih memperluas lagi akses peningkatan kompetensi bagi para pekerja/buruh.

"Pada momen May Day ini, saya juga mengajak kementerian/lembaga, pemda, dan pihak-pihak untuk bersama-sama menjadikan topik peningkatan kompetensi pekerja/buruh ini sebagai isu bersama," katanya.

Perkuat Pengawasan

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, menilai sektor ketenagakerjaan masih lemah dalam pengawasan. Jumlah pengawas ketenagakerjaan tidak seimbang dengan jumlah yang diawasi membuat aturan hanya dijalankan secara setengah-setengah.

"Belum lagi masalah geografis dan mentalitas oknum pengawas yang lemah yang makin menyulitkan pengawasan yang tegas," ucapnya.

Dia menerangkan, jumlah pengawas ketenagakerjaan sekarang berkisar 1.500 orang. Sedangkan jumlah perusahaan yang wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan (WLKP) daring pada tahun 2023 mencapai 1,8 juta perusahaan. "Jumlah perusahaan yang diperiksa oleh pengawas ketenagakerjaan 15.540 dari 1.886.947 Perusahaan. Jumlah ini tidak sampai 1 persen," terangnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.