Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Energi Baru Tiongkok Jadi Katalis Penciptaan Lapangan Kerja Global

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Energi Baru Tiongkok Jadi Katalis Penciptaan Lapangan Kerja Global Doc: ISTIMEWA
Ket. Perusahaan-perusahaan energi baru Tiongkok terus mengintensifkan kolaborasi internasional, dengan mendirikan atau merencanakan fasilitas produksi di berbagai negara, seperti Hongaria dan Jerman, sehingga menghasilkan ribuan peluang kerja.

BEIJING - Sejumlah politisi Barat mengeklaim industri energi baru Tiongkok mengancam pekerjaan di negara lain. Namun, fakta dan angka membuktikan bahwa narasi tersebut tidak berdasar dan salah.

Sektor energi baru Tiongkok bukan hanya menjadi sumber pertumbuhan domestik, melainkan juga katalisator penciptaan lapangan kerja secara global, seiring dengan perluasan jangkauan yang dilakukan oleh berbagai perusahaan melalui pendirian pabrik di luar negeri dan usaha kolaboratif.

Namun, kebijakan proteksionisme dari beberapa negara lain, alih-alih inisiatif serupa, justru menimbulkan ancaman terhadap prospek lapangan kerja.

Seperti dikutip dari Antara, memanfaatkan kehebatan teknologi mereka, perusahaan-perusahaan energi baru Tiongkok terus mengintensifkan kolaborasi internasional, dengan mendirikan atau merencanakan fasilitas produksi di berbagai negara, seperti Hongaria dan Jerman, sehingga menghasilkan ribuan peluang kerja.

Sebagai contoh, CATL, sebuah produsen baterai terkemuka, memulai produksi sel baterai di pabrik luar negeri perdananya di Jerman pada Desember 2022, yang diperkirakan dapat menciptakan hingga 2.000 lapangan kerja baru secara lokal.

Selain itu, dengan investasi besar senilai 7,34 miliar euro (1 euro = 17.422 rupiah), CATL sedang dalam proses membangun pusat produksi di Hongaria.

Berbagai Bidang

Sementara itu, investasi perusahaan-perusahaan Tiongkok di luar negeri dalam bidang energi bersih mencakup berbagai bidang, seperti tenaga angin, pembangkit fotovoltaik, dan tenaga air.

Dalam tiga kuartal pertama 2023, perusahaan-perusahaan Tiongkok mengucurkan dana yang impresif, yakni sebesar 3,8 miliar dollar AS (1 dollar AS = 16.249 rupiah) untuk proyek-proyek energi terbarukan di luar negeri.

Angka ini melampaui jumlah gabungan dari dua tahun sebelumnya, sebut sebuah laporan yang dirilis dalam forum kerja sama Selatan-Selatan dalam bidang energi terbarukan yang diadakan pada akhir Maret.

Proyek-proyek ini juga menciptakan puluhan ribu kesempatan kerja dan berkontribusi pada pengembangan industri di negara-negara mitra.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Rachmat Kaimuddin, mengatakan pemerintah Indonesia menawarkan investasi dalam bidang energi terbarukan kepada pengusaha di Tiongkok dalam forum "The Tiongkok RE Invest Indonesia 2024" di Beijing.

"Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai inisiatif dalam mendukung transisi energi seperti pembangunan infrastruktur transmisi listrik baru, pengembangan rantai pasok energi terbarukan khususnya sektor energi surya maupun pengembangan ekosistem kendaraan listrik, baterai, dan hidrogen hijau," kata Rachmat.

Rachmat menyampaikan hal tersebut dalam forum "The Tiongkok RE Invest Indonesia 2024" yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing bekerja sama dengan Tenggara Strategics dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia di Beijing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.