Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Tulungagung Tangkap Tiga Anggota Komplotan Pengedar Narkoba

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Tulungagung Tangkap Tiga Anggota Komplotan Pengedar Narkoba Doc: ANTARA/HO - Joko Pramono
Ket. Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi memimpin rilis ungkap peredaran sabu 251 gram di Mapolres Tulungagung, Senin (29/4/2024).

Tulungagung - Satreskoba Polres Tulungagung, Jawa Timur menangkap tiga pria yang diidentifikasi sebagai komplotan atau jaringan pengedar narkoba, beserta barang bukti sabu seberat 251 gram.

Hasil ungkap peredaran sabu itu dirilis Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi dengan menghadirkan tersangka berikut barang bukti yang berhasil diamankan petugas, di halaman Mapolres Tulungagung, Senin.

"Keempat pelaku ditangkap saat melakukan transaksi narkoba di wilayah Desa Padangan, Kecamatan Ngantru," kata Kapolres menjelaskan.

Tiga pelaku edar gelap narkoba yang ditengarai masih satu sindikat itu adalah Bayu alias Plolong, Umaji, Agus dan Mulud.

Dari penangkapan Plolong, polisi mengamankan bungkus plastik dan 13 klip berisi sabu seberat 251,17 gram.

Sedangkan dari tangan Agus, Mulud dan Umaji berhasil diamankan sabu seberat 0,03 gram yang berada di sobekan plastik dan 1,3 gram sabu di pipet.

Polisi juga mengamankan alat hisap sabu (bong), korek api, ponsel dan uang dalam ATM sebanyak Rp500 ribu.

Menurut Kapolres, Plolong diidentifikasi sebagai pengedar, atau lebih tepatnya kurir yang menjadi kepanjangan tangan bandar narkoba yang kini buron berinisial DNL alias Kancil.

Polisi masih mencari keberadaan Kancil.

Jika sabu yang diedarkan habis, Plolong akan diberi lagi untuk kembali mengedarkan.

"Plolong mendapat perintah dari DNL alias Kancil untuk mengedarkan narkotika jenis sabu dengan cara ranjau. Dia mengaku diberi keuntungan atas setiap transaksi narkoba yang dilakukannya," paparnya.

Tersangka Plolong dan Umaji dijerat dengan pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sedang Umaji dan Agus daerah dengan pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancam hukuman 12 tahun penjara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.