Yen Jatuh hingga 160 per Dollar AS, Pertama Kalinya Sejak 1990
📅 Senin, 29 Apr 2024, 10:32 WIB | Oleh: Lili LestariBagi para spekulan, Koll mengatakan intervensi adalah "likuiditas bebas" dan akan tetap demikian kecuali jika The Fed memberikan sinyal bahwa penurunan suku bunga akan kembali dilakukan, sehingga melemahkan dollar AS, atau jika Ueda memberi sinyal bahwa inflasi yang disebabkan oleh permintaan domestik harus dikendalikan.
Namun, Chung dari T. Rowe Price mengatakan, pelemahan yen telah "berdampak positif pada kinerja saham, mendorong perusahaan untuk menaikkan upah, dan mendekatkan negara itu ke target inflasi Bank of Japan (BoJ) sebesar 2%."
Pasar Jepang tutup pada hari Senin karena hari libur umum.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!