Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yen Jatuh hingga 160 per Dollar AS, Pertama Kalinya Sejak 1990

📅 Senin, 29 Apr 2024, 10:32 WIB | Oleh:

Bagi para spekulan, Koll mengatakan intervensi adalah "likuiditas bebas" dan akan tetap demikian kecuali jika The Fed memberikan sinyal bahwa penurunan suku bunga akan kembali dilakukan, sehingga melemahkan dollar AS, atau jika Ueda memberi sinyal bahwa inflasi yang disebabkan oleh permintaan domestik harus dikendalikan.

Namun, Chung dari T. Rowe Price mengatakan, pelemahan yen telah "berdampak positif pada kinerja saham, mendorong perusahaan untuk menaikkan upah, dan mendekatkan negara itu ke target inflasi Bank of Japan (BoJ) sebesar 2%."

Pasar Jepang tutup pada hari Senin karena hari libur umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.