Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lebong Harapkan Pemprov Bengkulu Segera Lakukan Penanganan Jalan Longsor

📅 Minggu, 28 Apr 2024, 22:18 WIB | Oleh:
Pemkab Lebong Harapkan Pemprov Bengkulu Segera Lakukan Penanganan Jalan Longsor Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Jalan Lintas Curup-Muara Aman Kabupaten Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang yang mengalami longsor.

REJANG LEBONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, mengharapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu segera menangani jalan yang mengalami longsor dan ambles di wilayah itu sehingga tidak memutus akses transportasi masyarakat setempat.

"Jalan yang ambles dan mengalami longsor itu kalau dari daerah itu sudah kita lakukan, karena ini tanggung jawab provinsi atau jalan provinsi maka kita koordinasi dengan Pemprov Bengkulu," kata Sekda Kabupaten Lebong Mustarani Abidin saat dihubungi di Lebong, Minggu.

Dia menjelaskan, jalan yang mengalami longsor dan ambles ini ialah jalan yang menghubungkan Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya, yang menjadi kewenangan Pemprov Bengkulu.

Pihaknya, kata dia, berharap Pemprov Bengkulu bukan hanya turun dan mengatasi longsor saja tetapi juga menanganinya sehingga Jalan Lintas Curup-Muara Aman tersebut bisa dilalui tanpa rasa was-was akan kembali terjadi longsor atau jalan ambles.

Menurut dia, untuk beberapa titik jalan yang mengalami longsor dan ambles ini terutama yang ada di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang kondisinya sudah sangat memprihatinkan sekali.

Badan jalan dilokasi ini sebagian sudah habis akibat longsor di bagian bahu jalan, sedangkan dari bagian atasnya ditimpa oleh tebing yang longsor.

Tidak jauh dari lokasi itu, tambah dia, terdapat jalan ambles dengan panjang mencapai 100 meter. Kondisi jalan ini ambles diperkirakan akibat bagian bawah jalan digerus air hujan dan banjir beberapa waktu lalu.

"Anggarannya kami perkirakan tidak cukup puluhan miliar, mungkin ratusan miliar, karena dari bawah itu diangkat ke atas. Kemudian bagian tebingnya juga harus dipotong sehingga bisa lewat," terangnya.

Banyaknya titik longsor dan jalan ambles yang terjadi di Jalan Lintas Curup-Muara Aman itu sendiri sudah dilaporkan Pemkab Lebong ke Pemprov Bengkulu, serta Pemerintah Pusat (BNPB) sehingga bisa segera ditangani agar tidak memutus akses transportasi daerah itu dengan daerah lainnya.

Sebelumnya hujan deras yang terjadi pada Jumat sore (26/4) menyebabkan tanah longsor di Desa Talang Ratu dan Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong. Akses ini kemudian bisa dibuka pada malam harinya setelah dua unit alat berat diturunkan dari Pemkab Lebong dan satu lagi bantuan dari Pemkab Rejang Lebong.

Kejadian tanah longsor ini kemudian terjadi kembali pada Sabtu (27/4) dini hari dengan panjang mencapai 50 meter dan ketebalan 50 meter. Akses jalan penghubung dua kabupaten ini baru bisa terbuka setelah hampir seharian tertutup material longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

41 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.