Pasca Dibredel, Jimmy Kimmel Perpanjang Kontrak Acara Larut Malam dengan ABC
📅 Selasa, 09 Des 2025, 11:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/ABC
LOS ANGELES - Jimmy Kimmel telah memperpanjang kontraknya dengan ABC milik Disney selama satu tahun, ungkap beberapa sumber pada hari Senin (8/12), beberapa bulan setelah acara larut malamnya dihentikan penayangannya akibat konfrontasi dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.
Ia akan terus menjadi pembawa acara "Jimmy Kimmel Live!" hingga pertengahan tahun 2027, ungkap seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada AFP.
Kontraknya seharusnya berakhir pada bulan Mei tahun depan.
Langkah ini diambil setelah pertikaian antara Gedung Putih dan Kimmel pasca pembunuhan aktivis sayap kanan Charlie Kirk.
Kimmel, yang sering mengkritik Trump dan lingkaran dalamnya, membuat jengkel kaum konservatif ketika ia mengatakan "geng MAGA" mencoba mengeksploitasi pembunuhan di kampus tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Trump, Brendan Carr, tampaknya mengancam lisensi afiliasi ABC yang menyiarkan acara tersebut kecuali mereka memecat Kimmel.
Dua perusahaan yang memiliki puluhan afiliasi tersebut -- Nexstar dan Sinclair -- kemudian mengumumkan akan menghapus acara tersebut dari jadwal mereka, yang mendorong Disney menangguhkan acara tersebut secara nasional.
Namun setelah mendapat reaksi keras dari publik dan Hollywood, Kimmel kembali mengudara setelah jeda selama seminggu, menyampaikan monolog yang menggemparkan di mana ia mengecam upaya pemerintah untuk menyensornya sebagai "anti-Amerika."
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia terus mengkritik Trump, mengejeknya karena tertidur dalam rapat, dan karena salah mengucapkan nama-nama pemimpin internasional yang dengannya ia sesumbar telah menjadi perantara perjanjian damai.
Sementara itu, Trump tidak menunjukkan tanda-tanda akan menyerah dalam upayanya meng-cancel Kimmel.
Pada upacara penghargaan yang direvisi di Kennedy Center pada Minggu malam, ia menyebut komedian itu "mengerikan," karena ia memprediksi rating yang sangat tinggi untuk acara tersebut.
"Jika saya tidak bisa mengalahkan Jimmy Kimmel dalam hal bakat, maka saya rasa saya tidak pantas menjadi presiden," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!