Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk Program PENA Sasar Pasar Kelas Menengah Atas

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Produk Program PENA Sasar Pasar Kelas Menengah Atas Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini dalam acara Designer Summit 2024, di Jakarta, Jumat (26/4).

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, menyatakan, produk-produk program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) menyasar pasar kelas menengah. Program PENA sendiri merupakan program pemberdayaan ekonomi untuk para penerima bantuan sosial (bansos) agar bisa lebih mandiri.

"Pasar yang kita tuju adalah menengah atas," ujar Risma, dalam acara Designer Summit 2024, di Jakarta, Jumat (26/4).

Dia menerangkan, target tersebut dapat meningkatkan keuntungan produk serta menjaga keberlangsungan usahanya. Menurutnya, salah satu masalah sektor UMKM saat ini adalah margin keuntungannya sangat kecil.

"Sehingga saat dia sakit, saat dia nggak bisa jualan itu kemudian dia menjadi tekor akhirnya modal menjadi habis. Nah dengan margin keuntungan yang lebih besar maka kemudian dia mereka bisa lebih bisa survive," jelasnya.

Risma mengungkapkan, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya menggandeng berbagai pihak untuk meningkatkan daya tarik produk. Salah satunya yaitu berkolaborasi dengan 175 pelajar dari 12 institusi pendidikan di Indonesia untuk menambah daya tarik kemasan dan desain produk peserta program PENA.

Dia mengatakan, dalam proses pembuatan kemasan dan desain produk, ada kolaborasi antara desainer dan peserta PENA untuk merancang kemasan yang menarik. Selain bisa meningkatkan kualitas produk, proses tersebut berguna bagi peningkatan kompetensi desainer.

"Prosesnya itu mereka komunikasi antara desainer dan usernya. Jadi tidak mudah. Desainer jadi bisa belajar bagaimana berkomunikasi juga," katanya.

Risma menerangkan, para desainer mendapat pelatihan yang diberikan oleh para pakar baik di bidang seni maupun pemasaran. Menurutnya, hal tersebut penting agar para desainer yang terlibat bisa bertahan di industri kreatif.

"Saya sangat percaya bahwa kekuatan dari branding, packaging, dan kemudian juga marketing itu akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas terutama UMKM," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.