Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden COP-29: Dunia Harus Sepakat tentang Cara Kumpulkan Bantuan untuk Pendanaan Iklim

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Presiden COP-29: Dunia Harus Sepakat tentang Cara Kumpulkan Bantuan untuk Pendanaan Iklim Doc: ISTIMEWA
Ket. Presiden COP-29, Mukhtar Babayev (kiri) dan Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, pada konferensi pers di Dialog Iklim Petersberg di Jerman.

BERLIN - Presiden Conference of the Parties 29 (COP-29), Mukhtar Babayev, pada Kamis (25/4), mengatakan dunia harus sepakat pada tahun 2024 tentang cara mengumpulkan miliaran dollar AS dalam membantu negara-negara miskin beradaptasi terhadap pemanasan global.

Dikutip The Straits Times, Mukhtar Babayev dari Azerbaijan memberikan sedikit rincian tentang bagaimana menjadi perantara kesepakatan ini, namun mengatakan pendanaan iklim akan menjadi "pilar" KTT COP-29 di negara minyak tersebut pada bulan November.

"Kita tahu dunia perlu meningkatkan aliran pendanaan iklim secara keseluruhan sebanyak beberapa kali lipat. Pada COP-29, kita perlu menyepakati tujuan pendanaan iklim yang baru," katanya kepada para menteri dan diplomat di Dialog Iklim Petersberg di Berlin.

Hanya sebagian kecil dari dana yang dibutuhkan untuk mendanai energi bersih dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem di negara-negara kurang berkembang yang dihimpun setiap tahunnya, sehingga mengikis kepercayaan yang sangat dibutuhkan dalam negosiasi iklim.

Permasalahan ini telah terjadi di COP sebelumnya, dengan negara-negara kaya yang paling bertanggung jawab atas emisi yang menyebabkan pemanasan global dikritik karena tidak membayar bagian mereka secara adil.

Menurut Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, janji sebelumnya untuk mengumpulkan dana sebesar 100 miliar dollar AS per tahun untuk pendanaan iklim kemungkinan besar baru dipenuhi untuk pertama kalinya pada tahun 2022, terlambat dua tahun dari jadwal.

Namun, angka ini jauh dari perkiraan kebutuhan sebesar 2,4 triliun dollar AS per tahun yang dibutuhkan negara-negara berkembang, kecuali Tiongkok, untuk memenuhi kebutuhan iklim dan pembangunan mereka.

Babayev yang merupakan mantan eksekutif perusahaan minyak nasional Azerbaijan, Socar, mengakui isu ini adalah salah satu isu tersulit dalam perundingan iklim. Ada pandangan yang kuat dan beralasan di semua pihak," katanya.

Ia meyakinkan mereka mendengarkan kekhawatiran semua pihak, namun menekankan tidak ada satu inisiatif pun yang dapat membuka pendanaan iklim dan memberikan banyak hal yang dibutuhkan.

Bantu Atasi Kebuntuan

Namun, dia tidak menguraikan garis waktu secara rinci, target keuangan, atau langkah konkret lainnya yang mungkin dapat membantu mengatasi kebuntuan jangka panjang pada bulan-bulan sebelum COP-29.

Dorongan untuk membentuk pakta baru di bidang keuangan muncul ketika negara-negara didesak untuk melakukan pengurangan emisi gas rumah kaca yang lebih besar, sehingga dunia tidak dapat memenuhi tujuan Perjanjian Paris tahun 2015.

Pada awal tahun 2025, negara-negara harus menjelaskan langkah-langkah apa yang mereka ambil sejalan dengan perjanjian untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri.

Lebih banyak dana dapat memungkinkan dilakukannya aksi iklim yang lebih ambisius, dan beberapa negara berkembang ingin janji mereka bergantung pada penerimaan bantuan keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
Luar Negeri
AS Dukung Dialog Langsung a...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.