Kapal Minyak Diserang Rudal Houthi di Lepas Pantai Yaman
📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 09:06 WIB | Oleh: Tim PenulisInsiden-insiden terbaru ini menyusul meredanya serangan oleh kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman, yang telah melancarkan puluhan serangan rudal dan drone yang menargetkan kapal-kapal di Laut Merah sejak November.
Kelompok Houthi mengatakan mereka bertindak sebagai solidaritas terhadap warga Palestina di tengah perang Israel-Hamas di Jalur Gaza.
Meskipun terjadi penurunan serangan dalam beberapa pekan terakhir, kelompok Houthi mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka "terus melakukan tindakan militer lebih lanjut terhadap semua sasaran musuh di Laut Merah, Laut Arab, dan Samudera Hindia".
Sebelumnya pada Jumat, Komando Pusat AS mengatakan bahwa pasukan koalisi telah menghancurkan dua drone di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi setelah pemberontak meluncurkan rudal balistik ke Teluk Aden.
Sebaiknya Anda baca juga:
Serangan rudal yang diluncurkan pada hari Kamis menargetkan, namun tidak mengenai, kapal kargo MSC DARWIN VI berbendera Liberia, menurut Pusat Informasi Maritim Gabungan.
Kelompok Houthi mengklaim serangan tersebut, dan menuduh kapal itu milik Israel.
Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar pantai Laut Merah Yaman, adalah bagian dari "poros perlawanan" yang terdiri dari sekutu dan proksi Iran yang menargetkan Israel atas perangnya melawan Hamas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Serangan Houthi telah memicu serangan balasan dari Amerika Serikat dan Inggris sejak bulan Januari, dan menyebabkan pasukan angkatan laut Barat dikerahkan untuk melawan serangan terhadap kapal-kapal yang melintasi rute komersial yang sibuk.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!