Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Minyak Diserang Rudal Houthi di Lepas Pantai Yaman

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 09:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Minyak Diserang Rudal Houthi di Lepas Pantai Yaman Doc: Aljazeera/AP
Ket. Dalam foto yang disediakan Kementerian Pertahanan (MoD) ini, anggota tim HMS Diamond's Bridge menembak jatuh rudal yang ditembakkan Houthi dukungan Iran dari Yaman, Rabu, 24 April 2024.

DUBAI - Sebuah kapal rusak dihantam rudal dalam dua kali serangan di lepas pantai Yaman pada Jumat (26/4), dalam serangan terbaru yang diklaim oleh kelompok Houthi terhadap pelayaran internasional di Laut Merah.

Badan keamanan Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan serangan itu terjadi di barat daya pelabuhan Mokha di Yaman.

Pada serangan pertama, kapal "mengalami ledakan di dekat kapal yang dirasakan oleh awak kapal", kata UKMTO di platform media sosial X.

"Serangan kedua terhadap kapal tersebut terdiri dari apa yang diyakini sebagai dua rudal, yang mengakibatkan kerusakan."

Beberapa jam sebelumnya, perusahaan keamanan maritim Inggris Ambrey juga melaporkan serangan di pelabuhan Mokha.

"Tiga rudal terlihat" dalam insiden itu, kata Ambrey.

"Kapal tanker berbendera Panama adalah kapal yang paling dekat dengan kapal ini. Kapal tanker itu sebelumnya milik Inggris (tetapi)... kepemilikannya berubah pada November 2023," menurut Ambrey.

Saat ini, katanya, kapal tersebut terdaftar di Seychelles dan "sedang dalam perjalanan dari Primorsk, Russia, ke Vadinar, India".

Juru bicara Houthi Yahya Saree mengaku bertanggung jawab atas serangan itu di sebuah postingan di X.

Dia mengatakan "pasukan angkatan laut" Houthi telah "menargetkan kapal minyak Inggris (Andromeda Star) di Laut Merah dengan sejumlah rudal angkatan laut yang sesuai, dan kapal itu langsung terkena serangan".

Komando Pusat AS juga membenarkan adanya serangan terhadap Andromeda Star, serta kapal lainnya, MV Maisha.

Houthi, kata CENTCOM di X, menembakkan tiga rudal balistik anti-kapal "di sekitar MV MAISHA" dan di "MV Andromeda Star, kapal milik Inggris dan berbendera Panama, yang dioperasikan Seychelles".

"MV Andromeda Star melaporkan kerusakan kecil, namun tetap melanjutkan pelayarannya," tambahnya, sambil mengatakan tidak ada korban luka dalam serangan itu.

Aksi Militer Lanjutan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.