Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yen Jatuh setelah Bank of Japan Mempertahankan Suku Bunga Mendekati Nol

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 15:49 WIB | Oleh:
Yen Jatuh setelah Bank of Japan Mempertahankan Suku Bunga Mendekati Nol Doc: Istimewa
Ket. Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, mengatakan melemahnya mata uang 'tidak berdampak besar' terhadap inflasi.

TOKYO - Yen jatuh ke level terendah baru dalam 34 tahun pada hari Jumat (26/4), setelah Bank of Japan mempertahankan suku bunga mendekati nol, meskipun meningkatnya tekanan pada bank sentral untuk memperketat kebijakannya guna menopang mata uang.

Mata uang Jepang turun menjadi 156,13 yen terhadap dolar setelah BoJ dengan suara bulat setuju untuk terus mengarahkan suku bunga semalam dalam kisaran sekitar nol hingga 0,1 persen.

Dikutip dari Financial Times, pada bulan Maret, BoJ mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya dan menaikkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak tahun 2007.

Setelah pergeseran bersejarah untuk mengakhiri kebijakan moneter ultra-longgar, Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, telah mengindikasikan bahwa ia ingin mengambil langkah bertahap untuk menaikkan suku bunga. Namun posisinya diperumit oleh depresiasi yen dan tanda-tanda bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasi.

"Penting untuk memberikan perhatian terhadap perkembangan pasar keuangan dan valuta asing serta dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan harga Jepang," kata BoJ dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

Bank sentral pada hari Jumat juga memperkirakan inflasi inti, tidak termasuk harga pangan yang bergejolak, akan tetap berada di atas atau mendekati target 2 persen untuk tiga tahun ke depan. Mereka tidak mengubah rencananya untuk terus membeli obligasi pemerintah Jepang.

BoJ telah lama berjuang untuk mempertahankan kenaikan harga pada tingkat yang berkelanjutan untuk menjaga perekonomian keluar dari deflasi. Meskipun konsumsi dalam negeri masih lemah, melemahnya yen diperkirakan akan memicu inflasi di bulan-bulan mendatang dengan meningkatkan harga barang-barang impor.

Analis memperkirakan, BoJ akan menaikkan suku bunga paling cepat pada bulan Juli jika bank tersebut mengkonfirmasi kenaikan inflasi jasa dan upah riil, yang akan membantu meningkatkan konsumsi.

"Pasar tetap waspada terhadap indikasi apakah pelemahan yen saat ini akan ditafsirkan sebagai sinyal inflasi yang bertahan lama dan mengundang retorika yang lebih hawkish dari bank sentral," kata ahli strategi global di Nikko Asset Management, Naomi Fink.

"Namun BoJ kemungkinan besar akan menemukan dampak lanjutan dari pelemahan yen terhadap inflasi karena lebih mengkhawatirkan dibandingkan pergerakan mata uang jangka pendek," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.