Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Siap Hadapi Sanksi Komunitas Internasional

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 02:35 WIB | Oleh:
Korut Siap Hadapi Sanksi Komunitas Internasional Doc: istimewa
Ket. Kim Un-chol

SEOUL - Korea Utara (Korut) memperingatkan bahwa pihaknya memiliki kemampuan dan kekuatan untuk menghadapi sanksi keras apapun dan mengambil tindakan nyata.

Sikap Korut itu dikeluarkan untuk menanggapi Amerika Serikat (AS) yang menggerakkan rencana sanksi baru terhadap Korut, setelah berakhirnya kegiatan panel ahli di bawah Komite Sanksi Korut Dewan Keamanan PBB.

Wakil Menteri Luar Negeri Korut untuk Urusan AS, Kim Un-chol, dalam pernyataannya melalui kantor beritaKCNApada Kamis (25/4) mengatakan bahwa pihaknya akan melindungi hak kedaulatan dan kepentingan keamanan mereka dari ancaman permusuhan dan tekanan sanksi yang semakin diperbanyak oleh AS.

Kim Un-chol mengklaim bahwa AS terburu-buru memperbaiki struktur sanksi dan tekanan karena akan kehilangan eksistensi ilegal yang terlibat dalam pemantauan implementasi resolusi sanksi terhadap Korut di PBB untuk 10 tahun terakhir ini.

"Kami sudah terbiasa dengan sanksi AS, dan kami memiliki kemampuan serta kekuatan besar untuk menghadapi sanksi keras apapun," kata Kim Un-chol. "Jika sanksi baru diberikan, maka Korut akan memegang peluang baru yang diperlukan untuk meningkatkan kekuatan yang paling ditakuti AS," imbuh dia.

Jadi Katalis

Wakil menteri tersebut mengatakan bahwa Korut memutuskan untuk mempersenjatai diri dengan senjata nuklir, karena kebijakan permusuhan dan tekanan sanksi AS terhadap Korut.

Menurut Kim Un-chol, sanksi kejam AS terhadap Korut telah menjadi katalis dan kekuatan pendorong untuk kebangkitan kekuatan rezim Korut secara bertahap.

Kim Un-chol juga mengklaim bahwa pihaknya akan mengambil tindakan nyata yang lebih kuat untuk menjadikan kekuatan teknologi militernya tidak dapat diubah dan meningkatkan pengendaliannya atas situasi keamanan di sekitarnya.

Terkait pernyataan Wakil Menteri Kim tersebut, Perwakilan Kementerian Unifikasi Korea Selatan (Korsel) dalam konferensi pers pada Kamis menyatakan, bahwa klaim Korut itu menunjukkan ketidakpuasan dan ketidaksabaran Korut ketika masyarakat internasional membahas mekanisme pemantauan sanksi baru terhadap Korut. Sebaliknya, hal itu adalah bukti efektivitas dan perlunya sanksi terhadap Korut.

Perwakilan itu menambahkan bahwa banyaknya sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Korut, merupakan tekad dan keputusan bulat masyarakat internasional untuk menanggapi tindakan ilegal Korut yang melanggar norma-norma internasional, seperti pengembangan nuklir dan misil serta pelanggaran hak asasi manusia. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.