Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3 Warga Tertimbun Longsor di Banjarwangi Garut, BPBD: Masih Dicari

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 10:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
3 Warga Tertimbun Longsor di Banjarwangi Garut, BPBD: Masih Dicari Doc: ANTARA/HO-BPBD Garut
Ket. Petugas melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Kampung Sirnagalih Desa Talagajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Kamis (25/4/2024) malam.

GARUT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan telah diterjunkan untuk melakukan pencarian tiga warga yang tertimbun bencana tanah longsor di Kecamatan Banjarwangi.

"Sekarang tim sedang melakukan pencarian korban, dari Basarnas juga sudah turun," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Jumat (26/4).

Ia menuturkan hujan deras mengguyur wilayah selatan menyebabkan terjadinya bencana alam tanah longsor menimbun rumah warga di Kampung Sirnagalih, Desa Talagajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Kamis (25/4) malam.

Longsor itu, kata dia, dilaporkan saksi warga setempat ada tiga orang yang tertimbun material tanah longsor yakni Lilis (35), dan dua anak-anak yakni Jeni (8), dan Dini (3), selanjutnya tim gabungan berupaya melakukan pencarian korban.

Sampai Jumat dini hari, tim pencarian yang diterjunkan ke lapangan belum menemukan keberadaan korban, selanjutnya pencarian dihentikan sementara karena kondisi cuaca buruk dan bisa membahayakan orang.

"Karena cuaca buruk tidak memungkinkan, sudah melanggar SOP pencarian, dan dikhawatirkan ada korban susulan, kami berdasarkan kesepakatan untuk memberhentikan sementara," katanya.

Ia menyampaikan bencana alam itu diketahui terjadi sekitar pukul 19.15 WIB, yang sebelumnya terdengar suara gemuruh dan ternyata ada tanah longsor.

Daerah itu, kata Daris, terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama sejak Kamis sore.

Bencana itu menyebabkan kerusakan rumah, dua unit mobil, tiga sepeda motor, dan empat rumah terancam bahaya longsor susulan.

Warga yang rumahnya terdampak langsung dilakukan evakuasi ke tempat yang aman, selanjutnya petugas membersihkan material longsoran dan memasang garis BPBD di area bahaya bencana longsor.

"Kami mengimbau masyarakat selalu waspada serta siaga di saat terjadi hujan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.