Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aji Santoso: Pertahanan Harus Kompak

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 07:07 WIB | Oleh:
Aji Santoso: Pertahanan Harus Kompak Doc: ANTARA/HO-PSSI
Ket. memberi arahan I Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong memberi arahan kepada pemainnya saat melawan Timnas Yordania U-23 pada Kualifikasi Grup A Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Minggu (21/4).

JAKARTA - Indonesia bertemu Korea Selatan di babak delapan besar atau perempat final Piala Asia U 23 2024. Laga Korea Selatan kontra Indonesia akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa Jumat (26/4) dini hari WIB. Serangan Korea sangat bagus, maka perthanan harus kompal. Jangan ada ruang untuk lawan.

Korea Selatan melaju ke perempat final menjadi juara Grup B usai menang 1-0 atas Jepang. Satu-satunya gol yang tercipta dicetak oleh Min-Woo Kim (75'). Korea Selatan berhasil menutup semua laga grup dengan kemenangan, mencetak empat gol, tanpa kebobolan.

Bertanding di babak sistem gugur akan berbeda dengan persaingan di grup. Apalagi lawan yang dihadapi adalah Korea Selatan. Skuad Garuda Muda harus menyadari itu dan jangan sampai antiklimaks. "Para pemain harus jaga mentalnya agar permainan mereka terus meningkat," ujar pengamat sepak bola Anton Sanjoyo.

Beberapa kelemahan menurutnya juga harus segera dibenahi. "Transisi sudah bagus saat menyerang, tapi sering lambat di sepertiga pertahanan sendiri. Penyelesaian akhir juga harus lebih tajam," sambungnya.

Dia juga menjelaskan para pemain harus terus menjaga konsentrasi sepanjang laga karena kepercayaan diri sudah tinggi. Mereka diharapkan tidak terbebani oleh ekspektasi yang terlalu tinggi agar bermain lepas.

Hal yang sama juga diungkap mantan pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso. Dia menilai yang perlu ditingkatkan adalah kekompakan dalam bertahan. "Variasi serangan Korea sangat bagus. Jadi pemain-pemain kita bertahannya harus lebih kompak supaya tidak ada ruang yang bisa dimanfaatkan lawan," ujar Aji.

Dia juga meminta para pemain lebih sabar jangan sampai membuat pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu terutama di sepertiga pertahanan sendiri dalam kondisi bertahan. Sementara itu, dalam kondisi menyerang jangan terlalu cepat kehilangan bola.

Pelatih Korea Selatan U-23, Hwang Sun-hong, mengungkapkan Indonesia bukan lawan mudah. Pelatih berusia 55 tahun itu akan mempersiapkan tim terbaiknya guna mewujudkan targetnya yakni membawa skuad muda Taeguk Warriors merebut tiket Olimpiade Paris 2024. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.