Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI-Polri Bantu Warga Bangun Jembatan Darurat Dampak Banjir Lahar Semeru

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 16:58 WIB | Oleh:
TNI-Polri Bantu Warga Bangun Jembatan Darurat Dampak Banjir Lahar Semeru Doc: ANTARA/HO-Polres Lumajang
Ket. TNI-Polri membantu pembangunan jembatan darurat di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (23/4).

LUMAJANG - TNI dan Polri gotong royong membantu warga membangun jembatan darurat penghubung antarkecamatan pascabanjir lahar dingin Gunung Semeru yang merobohkan Jembatan Mujur di Desa Kloposawit yang menjadi akses utama warga setempat.

Pembangunan jembatan darurat penghubung Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pasrujambe dibangun di bawah Jembatan Mujur, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

"Hari ini kami bersama warga membuat jalur alternatif yang tujuannya agar akses aktivitas masyarakat bisa berjalan," kata Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, di Lumajang, Selasa.

Menurut dia, pembangunan jembatan darurat dengan menggunakan bambu dan kayu tersebut untuk memperlancar aktivitas warga baik di Kecamatan Candipuro maupun Pasrujambe karena jembatan yang roboh akibat banjir lahar dingin merupakan akses utama.

"Warga sempat terisolir dan aktivitasnya terhenti akibat jembatan yang roboh diterjang banjir lahar dingin Gunung Semeru, namun dengan jembatan darurat akan bisa beraktivitas kembali," tuturnya.

Ia mengatakan pembangunan jembatan darurat itu sambil menunggu keputusan dari pemerintah yang akan membangun jembatan utama dalam beberapa waktu mendatang.

"Jembatan darurat bisa digunakan hanya untuk pejalan kaki dan sepeda motor saja, sedangkan roda empat tidak bisa melintas di jembatan tersebut," katanya.

Banjir lahar dingin di kaki Gunung Semeru Lumajang terjadi pada Kamis (18/4) menerjang beberapa desa tersebar di sembilan kecamatan dan memporak-porandakan infrastruktur seperti jembatan, jalan ataupun beberapa fasilitas umum.

Banjir lahar dingin yang dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah Gunung Semeru menyebabkan meluapnya debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo, DAS Mujur, dan DAS Glidik di Kabupaten Lumajang.

Banjir lahar dingin dan tanah longsor melanda sembilan kecamatan di Lumajang, yakni Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Lumajang, Sukodono, Sumbersuko, Pasrujambe, Padang, dan Tempeh.

Akibat kejadian bencana itu, tiga korban meninggal dunia yang dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, yakni satu warga meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di Kecamatan Pronojiwo dan dua warga meninggal dunia akibat terbawa arus lahar dingin Semeru di Kecamatan Candipuro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.