Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Patut Ditiru Antisipasinya, Kawasan Badui di Pedalaman Lebak Terbebas Kasus Demam Berdarah

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Patut Ditiru Antisipasinya, Kawasan Badui di Pedalaman Lebak Terbebas Kasus Demam Berdarah Doc: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Ket. Ilustrasi - Perempuan Suku Badui menjemur padi huma di Kampung Kaduketug, Lebak, Banten, Senin (22/4/2024).

Lebak - Kawasan komunitas masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, hingga kini terbebas kasus penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Awalnya terdapat satu warga Badui pada pertengahan April 2024 dicurigai DBD, karena kondisi suhu tubuhnya panas dingin, namun berdasarkan laboratorium hasilnya negatif," kata Mumuh Muhdiyat, seorang petugas Surveilans Puskesmas Cisimeut Kabupaten Lebak, Senin.

Puskesmas Cisimeut Kabupaten Lebak sebagai penanggung jawab pelayanan kesehatan bagi masyarakat Baduimemiliki kewenangan untuk mengantisipasi berbagai penyakit menular, termasuk kasus DBD.

Pihaknya secara rutin setiap pekan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan di pemukiman Badui.

Selama ini, kata dia, masyarakat Badui yang tinggal di Desa Kanekes Kabupaten Lebak belum ditemukan kasus penyakit DBD.

Populasi nyamuk Aedes aegypti yang menularkan virus DBD di wilayah pemukiman Badui tidak berkembang biak.

Oleh karenanya, masyarakat Badui hingga kini terbebas dari penyebaran penyakit yang mematikan itu.

Adapun, warga Badui yang terserang penyakit DBD itu datang dari luar daerah setelah mereka menginap dan digigit nyamuk Aedes aegypti tersebut.

"Kami dari Januari sampai April 2024 di wilayah kerjanya hanya menemukan empat kasus DBD, namun bukan warga Badui," katanya menjelaskan.

Kepala Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Budi Mulyanto mengatakan selama ini pihaknya belum menemukan kasus DBD di kawasan pemukiman masyarakat Badui, karena di daerah itu lokasinya di Gunung Kendeng dan nyamuk Aedes aegyptitidak berkembang biak.

Padahal, kasus DBD di Kabupaten Lebak merebak dan pada 12 April 2024 mencapai 1.327 kasus dan kematian dilaporkan enam orang.

"Kami mengapresiasi warga Badui yang tinggal di Gunung Kendeng tidak ditemukan kasus DBD," katanya menjelaskan.

Sementara itu, tokoh adat masyarakat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Jaro Saija mengatakan selama ini kasus DBD di wilayahnya belum ditemukan, karena tidak ada nyamuk Aedes aegypti itu, sebab daerahnya pegunungan.

Selain itu juga pihaknya meminta pengunjung wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.