Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mukomuko Bangun Kembali Tanggul Jebol Terdampak Banjir

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 16:52 WIB | Oleh:
Mukomuko Bangun Kembali Tanggul Jebol Terdampak Banjir Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Mobil truk menurunkan material batu untuk pembangunan tanggul penahan air di ruas jalan Desa Retak Ilir, Kecamatan Ipuh yang jebol akibat banjir di wilayah tersebut, Selasa (23/4).

MUKOMUKO - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, membangun kembali tanggul penahan air di ruas jalan Desa Retak Ilir, Kecamatan Ipuh yang jebol akibat banjir di wilayah tersebut.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko Yusup di Mukomuko, Selasa, mengatakan pihaknya menggunakan dana pemeliharaan infrastruktur untuk membangun tanggul penahan air di ruas jalan Desa Retak Ilir, Kecamatan Ipuh yang jebol akibat banjir di wilayah tersebut.

"Kami menggunakan pihak ketiga dalam hal ini tukang atau pekerja bangunan untuk melakukan pembangunan darurat tanggul sebelum lebaran, kini tanggul jebol, jadi kami menggunakan mereka membangun kembali tanggul yang jebol tersebut," katanya.

Ia mengatakan, hari ini pihak ketiga mulai melakukan pekerjaan pembangunan kembali tanggul penahan air di ruas jalan Desa Retak Ilir, Kecamatan Ipuh yang jebol akibat banjir di wilayah tersebut.

Ia menargetkan, pembangunan tanggul penahan air di ruas jalan Desa Retak Ilir, Kecamatan Ipuh yang jebol akibat banjir di wilayah tersebut dapat diselesaikan secepatnya.

Sementara itu, katanya, untuk pembangunan permanen, instansinya sedang menggurus kontrak pembangunan jalan hot mix di sana itu bersumber dari dana bagi hasil (DBH) untuk ruas jalan Desa Retak Ilir sekaligus pembangunan penahan jalan permanen.

Camat Ipuh Sepradanur mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari lalu menyebabkan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kecamatan Ipuh rusak.

Dari hasil pendataannya, ada tujuh titik jalan dan jembatan di wilayah itu mengalami kerusakan, termasuk tanggul penahan jalan di Desa Retak Ilir jebol ke sungai.

Selain tanggul penahan jalan di Desa Retak Ilir, ia menyebutkan, bangunan jembatan di Desa Mundam Marap rusak, jembatan Air Pisang 1 dan 2 di Desa Pasar Ipuh, lalu jalan dan gorong-gorong di Tugu Udang Desa Medan Jaya.

Kemudian gorong-gorong di belakang Polsek Desa Medan Jaya dan Pulai Payung rusak, kerusakan juga terjadi pada gorong gorong di simpang Perumnas Desa Pulai Payung, Medan Jaya dan Tanjung Harapan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.