Paestum, Kota Peninggalan Yunani di Italia
📅 Senin, 22 Apr 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: afp/ Charles ONIANS
Ketika menjajah wilayah Romawi, orang Yunani mendirikan sebuah kota. Disebut dengan Paestum, tempat ini menjadi salah satu situs arkeologi yang paling banyak dikunjungi di dunia.
Paestum yang juga dikenal dengan nama Yunani aslinya sebagai Poseidonia adalah wilayah koloni Yunani di masa lampau yang didirikan di pantai barat Italia. Lokasinya kota kuno itu berada sekitar 80 kilometer selatan Kota Napoli, Italia, saat ini.
Kota yang makmur dulu pernah menjadi pusat perdagangan. Sebelum orang Yunani datang, kota ini pertama kali ditaklukkan oleh bangsa Lucanian. Setelah itu kemudian kota ini menjadi koloni Romawi dengan nama baru dari bahasa Latin yaitu Paestum.
Kota ini menjadi koloni Romawi yang penting pada abad ke-3 sebelum masehi (SM). Saat ini kota ini adalah salah satu situs arkeologi yang paling banyak dikunjungi di dunia karena memiliki tiga kuil besar Yunani yang terpelihara dengan baik.
Riwayat bangsa Yunani dikuasai bangsa Yunani yang berada di seberang lautan terjadi pada abad ke-7 SM. Pada saat itu terjadi gelombang kedua penjajahan Yunani terjadi di Magna Graecia pada sekitar tahun 600 SM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penjajah dari Sybaris di Italia selatan mendirikan koloni atau negara kota (polis) Poseidonia yang artinya "suci bagi Poseidon" yang merupakan dewa penguasa laut. Tempat ini dipilih karena tanahnya subur dengan akses darat melalui perbukitan Lucanian dan akses laut melalui pelabuhan.
Menurut sejarawan kuno Strabo, para penjajah pertama kali membangun benteng di pantai sebelum kemudian pindah ke pedalaman untuk membangun kota sendiri. Koloni ini makmur sehingga pada abad ke-6 SM terdapat tempat suci penting dengan nama Foce del Sele dan kuil-kuil monumental yang didedikasikan untuk Dewi Yunani Hera dan Athena.
Kota tersebut direncanakan dengan pola kisi-kisi yang tepat dan dikelilingi oleh tembok. Keberadaannya mendapat keuntungan dari agora yang besar dan menjadi cukup kaya untuk mencetak mata uangnya sendiri dan memperluas kendali teritorialnya ke pedesaan yang lebih luas. Akhirnya, Poseidonia mengelola dataran antara Sungai Sele di utara dan Tanjung Agropoli di selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Paestum paling terkenal saat ini karena tiga kuil megahnya yang merupakan salah satu contoh arsitektur Yunani kuno terbaik yang masih ada di mana pun. Ada dua kuil Doric yang didedikasikan untuk Hera, merupakan bagian dari tempat suci Kuil Hera I yang juga dikenal sebagai Basilika, dan Kuil Hera II yang juga dikenal sebagai Kuil Neptunus.
Kuil ketiga yang didedikasikan untuk Athena juga dikenal sebagai Kuil Ceres. Kuil tertua adalah Hera I yang dibangun sekitar tahun 550 SM. Bahannya berupa batu bangun batu kapur lokal berwarna coklat yang berukuran 54 x 24 meter.
Tidak seperti kuil Doric, setiap fasad memiliki 9 kolom dengan 18 kolom di sepanjang sisi panjangnya. Kuil Athena dibangun antara 510 dan 500 SM. Tidak seperti biasanya, kolom luarnya berordo Doric sedangkan kolom pronao dalam berordo Ionic. Fasadnya terdapat enam kolom bergalur sedangkan sisi panjangnya memiliki 13 kolom.
Kuil Doric Hera II dibangun 460 SM dan merupakan kuil yang paling terpelihara dari ketiga kuil tersebut. Juga dibangun dari batu kapur, ukurannya sedikit lebih besar dari Kuil I. Fasadnya mempunyai enam kolom bergalur dan sisi-sisinya yang panjang 14. Di dalamnya, dua baris kolom Doric yang ramping membagi menjadi tiga lorong dan pernah ditopang oleh atap bergerigi dari kayu dan ubin.
Runtuhnya Kejayaan
Pada akhir abad ke-5 SM, Poseidonia mengalami kemunduran setelah diserang oleh penduduk asli Samnite-Oscan yang dikenal sebagai Lucanian pada 410 SM. Sekarang di bawah kendali Lucanian, bersama dengan sebagian besar wilayah Campania, Poseidonia terus berkembang dalam hal artistik, terutama memproduksi tembikar bergambar merah dalam jumlah besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!