Anggota Komisi I: Dampak Multidimensi Perang Israel-Iran Harus Diwaspadai
📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: dpr.go.id
MEDAN - Anggota Komisi I DPR RI Sturman Panjaitan menilai perang antara Israel dan Iran bagi Indonesia bukan hanya berdampak secara ekonomi, namun multidimensi ke beberapa hal lainnya, di antaranya persoalan pangan, transportasi laut, perdagangan antarnegara, dan sebagainya.
Oleh karena ITU, ia berharap pemerintah, pengusaha, dan seluruh pihak mencari jalan keluar untuk mengantisipasi perang akan semakin besar nantinya.
"Indonesia harus punya cara, pemerintah dan pengusaha harus bahu membahu gotong royong agar mampu mengatasi itu. Kalau tidak (diatasi) akan berdampak besar, seperti yang dikatakan bahwa bahan bakar akan menjadi (naik) subsidinya tambah dan seterusnya. Termasuk (kenaikan) bahan pangan (seperti) gandum dan seterusnya," katanya seperti dikutip Parlementaria, Jumat (19/4).
Sturman melanjutkan, selain perang Israel-Iran mengubah peta perekonomian dunia, juga mengubah peta situasi dunia. Seperti diketahui, jika posisi Amerika dan Rusia, juga Eropa dan Tiongkok masih seperti ini dan membantu meredam perang, maka proses cooling down terhadap perang itu juga bisa semakin cepat, namun semua hal itu kembali lagi kepada sikap Pemerintah Indonesia terhadap perang tersebut.
"Tergantung pada kita semua, karena kita harus tahu bahwa peperangan sekarang ini bukan sekedar peperangan ekonomi saja, tapi peperangan politik juga termasuk disitu, bukan peperangan perbatasan saja tapi peperangan politik juga disitu, ini perlu kita waspadai, maka satu-satunya cara adalah pemerintah apapun katanya indonesia harus kuat menghadapi tantangan ini, pemerintah, pengusaha, dan seluruh masyarakat harus bahu membahu mengatasi ini," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!