Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum MACAN Gelar 'Open House' Gratis hingga 21 April

📅 Rabu, 17 Apr 2024, 19:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Museum MACAN Gelar 'Open House' Gratis hingga 21 April Doc: ANTARA/museummacan.org

JAKARTA - Museum MACAN di Jakarta menggelar open house (gelar griya) secara gratis mulai 16 sampai 21 April untuk melihat sejumlah pameran di sana.

"Untuk open house Museum MACAN sendiri, pengunjung dapat mengunjungi dua pameran yang masih berlangsung: Ruang Seni Anak Museum MACAN Rega Ayundya Putri: Fauna Wastopia dan THE 5TH VH AWARD," kata Koordinator Publikasi dan Media Museum MACAN, Liviani Putri, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (17/4).

Museum MACAN, yang terletak di Jakarta Barat, mengumumkan akses masuk open house pada situs resmi mereka. Pengunjung bisa mengatur jadwal kedatangan dengan mendaftar melalui situs tersebut.

Pameran VH AWARD di Museum MACAN adalah anugerah seni audio visual berbasis. Memasuki seri kelima, karya Subash Thebe Limbu (Dharan) sebagai pemenang utama VH AWARD, beserta para finalis yang terdiri atas Zike He dari Guiyang, Riar Rizaldi dari Bandung, Su Hui-Yu dari Taipei, serta Zhenzhen Qi dan Yang Wang (zzyw) dari New York telah dipresentasikan di Museum MACAN sejak 29 Februari. Karya-karya seniman tersebut berkaitan dengan teknologi melalui cara-cara mutakhir dan membentuk hubungan-hubungan baru, menjelajahi tantangan sosial dan ekologis yang mendesak dalam kurun hidup manusia.

Pameran Fauna Wastopia adalah presentasi karya perupa Rega Ayundya Putri dari Bandung mencakup mural, audio, serta aktivitas edukasi interaktif untuk anak-anak dan keluarga. Proyek seni yang dipamerkan di Museum MACAN tersebut mengeksplorasi isu kepunahan dan degradasi lingkungan yang merupakan konsekuensi dari salah urus sampah.

Rega Ayundya Putri menciptakan gambar-gambar mutan imajiner dan spesies hewan yang telah mengalami mutasi. Perubahan pada fisiologi hewan-hewan imajiner merupakan hasil dari paparan limbah beracun, sebuah krisis lingkungan yang disebabkan oleh manusia.

Di dalam area Ruang Seni Anak, pengunjung akan dapat melihat mural kota yang ditinggalkan.

Terdapat sekitar 28 gambar mutan imajiner yang ditempatkan sebagai cetakan akrilik di dinding. Deskripsi singkat tentang mutan-mutan juga disediakan.

Di area aktivitas, anak-anak dapat menciptakan spesies mutan mereka sendiri dengan membuat kolase. Mereka dapat membawa pulang spesies baru yang telah diciptakan atau menempelkannya di dinding di area aktivitas. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Bantuan Gempa NTT Dipacu! B...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.