Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Demi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun per Desember 2025

29 Jumat, 09 Jan 2026, 22:10 WIB | Oleh:
Demi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun per Desember 2025 Demi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun per Desember 2025 Doc: istimewa
Ket. Suasana masyarakat bertransaksi di Pasar Terapung, Banjarmasin, Kalimantan Selatan baru-baru ini

JAKARTA- Bank Mandiri terus memperkuat sektor produktif serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank dengan kode perdagangan saham BMRI itu secara aktif memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi pilar utama perekonomian nasional.

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Presiden Prabowo, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ketahanan ekonomi nasional.

Sepanjang 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar 40,99 triliun rupiah kepada 355.658 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Dari sisi kualitas, portofolio KUR Bank Mandiri tetap terjaga di level optimal, dengan tingkat kredit bermasalah dibawah 1 persen. 

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, penyaluran tersebut sebagai bukti nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.

“Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan. Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing. Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan,” kata Riduan dalam keterangan resminya, Kamis (8/1 ). 

Penyaluran KUR bank dengan logo pita emas itu juga menjadi selaras dengan fokus pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan. Hal ini terefleksikan dari penyaluran KUR sepanjang 2025 yang didominasi oleh sektor produksi sebesar 61,54 persen atau senilai 25,13 triliun rupiah.

Secara rinci, sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional menyerap pembiayaan sebesar 12,75 triliun rupiah atau setara 31,23 persen dari total penyaluran KUR Bank Mandiri. Selanjutnya, sektor jasa produksi tercatat sebesar 8,76 triliun rupiah atau 21,45 persen, sektor industri pengolahan 3,03 triliun rupiah atau 7,43 persen, serta sektor perikanan sebesar 562 miliar rupiah atau 1,38 persen.

“Melalui skema pembiayaan yang berkelanjutan ini, kami berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendorong pergerakan perekonomian nasional, khususnya pada sektor produksi,” kata Riduan.

Lebih lanjut, dalam upaya menjaga kualitas penyaluran KUR, Bank Mandiri menerapkan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem yang terintegrasi dengan nasabah turunan wholesale, khususnya pada sektor-sektor produksi unggulan di berbagai daerah. 

Melalui strategi closed-loop, sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai terus dioptimalkan guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Agen Laku Pandai

Selain itu, Bank Mandiri konsisten melayani kebutuhan transaksi harian dan pembayaran angsuran debitur KUR melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis pelaku UMKM. Program ini turut dibarengi dengan edukasi layanan keuangan dan literasi digital agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara inklusif dan modern.

Ke depan, Bank Mandiri siap mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR pada tahun 2026. Komitmen tersebut dijalankan melalui penguatan strategi pembiayaan berbasis ekosistem, lewat sinergi antar Mandiri Group yang terintegrasi.

Riduan menilai, program yang diorkestrasi oleh pemerintah ini diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan. Dengan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan penguatan sektor riil, Bank Mandiri diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing, memperkuat fundamental usaha, serta tumbuh secara berkelanjutan sebagai bank nasional yang unggul.

“Melalui kolaborasi yang erat dengan pemerintah serta dukungan ekosistem yang terdigitalisasi, kami memastikan penyaluran KUR dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. UMKM yang tangguh akan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan menjadi fondasi bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan nasional,” pungkas Riduan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.