Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Optimalisasi Sumur Minyak Rakyat, Energi Lokal Jateng Siap Terdongkrak

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Optimalisasi Sumur Minyak Rakyat, Energi Lokal Jateng Siap Terdongkrak Doc: ANTARA/Gunawan.
Ket. Penambangan sumur minyak tua Ledok, di Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa) sepakat untuk mempercepat optimalisasi potensi sumur minyak rakyat dan sumur tua yang ada di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Eksploitasi SKK Migas Taufan Marhaendrajana usai bertemu Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (11/9).

"Kami sepakat untuk mempercepat optimalisasi potensi migas di Jawa Tengah yang berkenaan dengan sumur BUMD, KUD, maupun UMKM. Termasuk menggali potensi-potensi yang ada," katanya.

Pengoptimalan itu sebagai implementasi dari Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja Untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.

Ia mengatakan optimalisasi tersebut tidak hanya berupa pengaktifan sumur minyak masyarakat dan sumur tua, tetapi juga kemungkinan kerja sama dengan pihak ketiga terkait dengan bantuan teknologi dalam pengembangan potensi migas.

Dalam optimalisasi itu, kata dia, upaya yang akan dilakukan adalah inventarisasi. Setelah sumur-sumur itu terdata, lalu akan didaftarkan ke Kementerian ESDM.

Selanjutnya, akan ditunjuk pengelola di masing-masing kabupaten/kota, baik BUMD, KUD, maupun UMKM supaya bisa segera beroperasi.

"Pengelolaan ini penting, supaya nanti operasi dari sumur rakyat itu bisa disesuaikan dari segi keselamatannya. Juga bagaimana kesesuaian teknis agar bisa memenuhi persyaratan," katanya.

Lebih lanjut, terbitnya Permen 14 Nomor 2025 tersebut juga mencegah adanya pengeboran sumur minyak baru oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, SKK Migas juga mengapresiasi langkah Gubernur Ahmad Luthfi yang telah menginstruksikan tidak boleh ada pengeboran sumur baru yang diharapkan ditiru oleh daerah-daerah lain.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendukung penuh upaya percepatan optimalisasi sumur minyak masyarakat dan meminta kepada SKK Migas untuk terus mengawal tim yang sudah dibentuk oleh Pemprov Jateng untuk keperluan tersebut.

"Kami minta dikawal. Ini bagus, tidak hanya untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tapi langsung kepada masyarakat dan mendukung swasembada energi," katanya.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Agus Sugiharto menambahkan potensi sumur minyak masyarakat di Jateng cukup besar.

Yang sudah terdata sementara ada sekitar 5.300 sumur, dan paling banyak terdapat di wilayah Blora. Tempat lainnya terdapat di Kendal, Batang, Boyolali, Sragen, Rembang dan Jepara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.