Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OIKN Gelar Nusantara Ekspo di Tengah Hutan

📅 Senin, 08 Apr 2024, 00:01 WIB | Oleh:
OIKN Gelar Nusantara Ekspo di Tengah Hutan Doc: ISTIMEWA
Ket. ALIMUDDIN Deputi bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN - Penting untuk dicatat bahwa OIKN akan menggelar acara besar berlangsung selama enam bulan.

SAMARINDA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) merancang gelaran menarik dengan menonjolkan budaya daerah bertajuk Nusantara Ekspo untuk menawarkan pengalaman unik bagi peserta, digelar di hutan IKN selama enam bulan yang dimulai pada Agustus tahun ini.

"Penting untuk dicatat bahwa OIKN akan menggelar acara besar berlangsung selama enam bulan. Acara ini akan diadakan di salah satu lokasi yang paling ikonik di IKN, yaitu di tengah hutan IKN," ujar Deputi bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, dihubungi dari Samarinda, Sabtu (7/4).

Kegiatan ini sengaja tidak digelar di dalam gedung karena pihaknya ingin melihatkan para peserta dan pengunjung ekspo tentang bagaimana pola hidup di Nusantara, baik terkait budaya, kehidupan masyarakat, hingga pembangunan di IKN.

Seperti dikutip dari Antara, Alimuddin mengaku sebenarnya kegiatan ini sudah lama ingin digelar, namun selalu tertunda akibat berbagai kesibukan terkait IKN, sehingga di momentum Agustus mendatang dinilai tepat untuk segera dimulai ekspo tersebut.

Alimuddin mengundang semua pihak memanfaatkan kesempatan ini sepenuhnya guna mengaktualisasi kebudayaan dan semangat pembangunan IKN.

"Lebih dari itu, akan ada penyajian tarian Nusantara yang bertujuan mengekspresikan nilai-nilai budaya, tidak hanya melalui gerakan tari semata, tapi sebagai wujud nyata dari pemaknaan dan apresiasi terhadap kekayaan budaya," kata Alimuddin.

Diminta Masukan

Alimuddin mengaku sejumlah praktisi seni sudah diminta memberikan masukan tentang konsep tarian Nusantara, sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh warga lokal karena warga setempat harus menjadi pelaku di kampung sendiri, terutama untuk daerah-daerah mitra IKN, sebelum daerah lain dilibatkan.

"Selain ini, saya sangat berharap akan ada akses yang lebih mudah untuk bisa melihat kebudayaan Dayak, sekaligus akan memajukan ekonomi dan budaya lokal di sini," kata Alimuddin.

Kemudahan akses yang dimaksud Alimuddin adalah jalan tembus dari IKN ke arah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), agar dapat melihat langsung aneka budaya asli masyarakat Dayak di Kubar.

Kemudahan akses ini adalah jalan tembus dari Kelurahan Sotek di Penajam Paser Utara (PPU) ke Desa Resak di Kabupaten Kubar sekitar 57 km. Saat ini sudah ada jalan eks perusahaan, kemudian ke Bongan, lalu ke Melak.

Jika jalan ini jadi, akses ke IKN akan semakin dekat sehingga Pemkab Kubar bersama masyarakat setempat dengan mudah memasok hasil bumi ke IKN, bahkan ke Pelabuhan PPU, termasuk akses pendekat ke Bandara Sepinggan juga akan lebih mudah.

"Sejak saya Kepala Dinas PUPR di PPU, sudah membuat perencanaan dan sudah disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Waktu itu dengan catatan tidak diizinkan melakukan kegiatan sebelum ada amdal oleh Pemprov Kaltim, karena untuk menghubungkan dua kabupaten antara PPU dan Kubar, bahkan ke Kabupaten Paser," katanya.

Sebelumnya, Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN, Muhsin Palinrungi, mengatakan pihaknya berdialog dengan para tokoh adat di Kalimantan Timur dalam acara buka bersama puasa Ramadan sebagai upaya untuk meningkatkan kebersamaan dan menyamakan persepsi terkait pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dalam pembangunan IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.