Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mukomuko Kirim 307 Sapi ke Empat Provinsi Sambut Lebaran

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 17:08 WIB | Oleh:
Mukomuko Kirim 307 Sapi ke Empat Provinsi Sambut Lebaran Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Petugas peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko sedang memeriksa kesehatan sapi, Jumat (5/4).

MUKOMUKO - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan sekitar 307 ekor sapi potong dikirim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di empat provinsi yaitu Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

"Untuk persediaan daging sapi di daerah ini, menghadapi Lebaran cukup, tidak usah mendatangkan sapi dari luar, bahkan banyak sapi kita dibawa keluar. Mendekati bulan ini sebanyak 307 ekor," kata Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner dan P2HP Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Yeni Misra di Mukomuko, Minggu.

Ia mengatakan, banyak sapi asal Mukomuko dikirim keluar daerah karena populasi sapi di daerah ini cukup banyak, terbesar nomor dua di Provinsi Bengkulu, yakni sebanyak 29 ribu ekor sapi.

Ia menambahkan, sebanyak 29 ribu ekor sapi tersebut belum termasuk jumlah populasi kerbau dan kambing milik masyarakat yang beternak hewan ternak tersebut.

Selain itu, ia memastikan, ratusan ekor sapi asal daerah ini yang dikirim ke empat provinsi tersebut dalam kondisi sehat berdasarkan hasil pemeriksaan petugas peternakan hewan.

Petugas peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Mumomuko rutin melakukan pemeriksaan untuk memastikan kesehatan hewan ternak asal daerah ini yang dikirim keluar provinsi.

Selanjutnya, katanya, instansinya menerbitkan surat keterangan kesehatan hewan guna memberikan jaminan kesehatan hewan ternak yang dijual keluar daerah.

Terkait dengan kondisi kesehatan sapi potong di tengah merebaknya penyakit jembrana di daerah ini, ia menyatakan, sapi sakit akibat tertular penyakit jembrana aman dikonsumsi.

"Sapi sakit tertular jembrana aman dikonsumsi dan yakinlah sapi yang dijual itu sudah dicek kesehatannya karena dipotong di rumah potong hewan (RPH)," ujarnya.

Dengan adanya penyakit hewan yang menjangkit sapi di daerah ini, ia berharap, masyarakat tidak takut mengonsumsi daging sapi karena daging sapi yang dijual aman dari penyakit jembrana dan penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.