Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perry Warjiyo Ungkap 3 Tantangan Besar Ekonomi Indonesia Ini Strategi BI

8 Senin, 27 Apr 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perry Warjiyo Ungkap 3 Tantangan Besar Ekonomi Indonesia Ini Strategi BI Perry Warjiyo Ungkap 3 Tantangan Besar Ekonomi Indonesia Ini Strategi BI Doc: Antara
Ket. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan pidato dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI) di Grha Bhasvara Icchana Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/4).

Jakarta – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkap tiga tantangan utama yang perlu direspons secara tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni membangkitkan kepercayaan pelaku usaha, memperkuat konsumsi dan investasi, serta memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif.

“Kita memiliki kerangka kebijakan yang kuat, dan itulah yang harus kita tingkatkan termasuk juga kebijakan hilirisasi dan industrialisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” ujar Perry di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/4).

Menurut Perry, tantangan pertama adalah membangun kembali kepercayaan dunia usaha. Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat penyaluran pembiayaan ke proyek-proyek prioritas nasional, sehingga mampu menciptakan stabilitas yang dinamis sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tantangan kedua berkaitan dengan penguatan mesin pertumbuhan domestik. Ia menekankan pentingnya menjaga konsumsi tetap kuat serta meningkatkan investasi agar program prioritas pemerintah dapat berjalan optimal, didukung kapasitas pembiayaan yang memadai.

Adapun tantangan ketiga adalah memastikan seluruh kebijakan, baik yang sudah berjalan maupun yang akan dirumuskan, dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke level dunia usaha, perbankan, dan masyarakat.

Perry menambahkan, kondisi global saat ini masih diliputi ketidakpastian akibat konflik geopolitik yang belum mereda. Situasi tersebut berdampak pada perlambatan ekonomi global, kenaikan harga minyak, hingga tekanan arus modal keluar dari negara berkembang.

Dalam kondisi tersebut, ia menegaskan pentingnya penguatan sinergi kebijakan dengan mengandalkan kekuatan domestik, khususnya permintaan dalam negeri sebagai penopang utama pertumbuhan.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjelaskan tekanan global terhadap ekonomi domestik terjadi melalui tiga jalur utama.

Pertama, jalur finansial, di mana meningkatnya minat terhadap aset safe haven mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat, sehingga memicu arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kedua, jalur komoditas, yang dipicu gejolak harga minyak akibat ketegangan di Selat Hormuz, sehingga turut mendorong kenaikan harga komoditas lain seperti emas dan batu bara.

Ketiga, jalur perdagangan, yakni gangguan transportasi dan logistik global yang menyebabkan disrupsi pasokan antarnegara.

Meski demikian, Destry menyebut pertumbuhan ekonomi domestik masih terjaga dengan proyeksi sekitar 5,4 persen pada triwulan I 2026. Namun, ia mengingatkan risiko tekanan tetap perlu diantisipasi.

“Oleh karena itu, di sinilah kami mencoba melihat apa, sih, permasalahan sebenarnya. Kenapa ekonomi domestik kita ini belum bisa tumbuh optimal. Nah ini yang akan kita akselerasi,” ujar Destry.

Ia menambahkan, penguatan ekonomi domestik menjadi kunci untuk meningkatkan daya tahan sekaligus mengakselerasi pertumbuhan. Konsumsi masih menjadi kontributor utama ekonomi nasional, diikuti investasi dan belanja pemerintah, sehingga ketiga komponen tersebut perlu terus diperkuat agar pertumbuhan lebih optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.