Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dokter Beri Solusi Ini untuk Mencegah Varises

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter Beri Solusi Ini untuk Mencegah Varises Doc: ANTARA/Jessica Wuysang
Ket. Ilustrasi- Jogging di pagi hari.

Jakarta - Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Dr drVito A. Damay mengatakan, olahraga adalah cara terpenting dalam mencegah varises, karena dapat melancarkan sirkulasi darah dari kaki ke jantung.

Vito menjelaskan bahwa varises, atau yang lebih tepatnya disebut penyakit vena kronis, adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi di pembuluh darah. Dia mencontohkan, gangguan tersebut berupa pengentalan darah, gangguan pada katup sehingga jantung tidak dapat menarik darah dari kaki.

"Nah yang kedua, didorong oleh bantuan dari otot kaki, yang mendorong pompa tersebut kembali ke jantung," ujarnya dalam "Kaki Bengkak saat Mudik atau Travelling? Kenali dan Atasi Varises" yang disiarkan Kementerian Kesehatan di Jakarta, Jumat.

Dokter itu menyebut bahwa apabila jarang berolahraga, sehingga betis jarang bergerak, maka kemampuan memompa darah otot kaki agar darah naik ke jantung berkurang. Penyakit ini, ujarnya, sering menyerang orang yang berlama-lama duduk, seperti pekerja kantoran atau penyiar, bahkan orang yang dalam perjalanan panjang, semisal mudik.

Menurutnya, olahraga yang mudah dan manjur sebagai pencegahan adalah berjalan kaki, terutamapower walkingatau berjalan cepat. Hal tersebut, ujarnya, membuat sirkulasi darah dari kaki ke jantung, serta jantung ke kaki, semakin baik.

"Dengan kita lakukan jalan 30 menit, kalau bisa 40 menit, itu lebih bagus lagi," katanya.

Dia menjelaskan, saat berjalan pun postur harus benar, agar pemompaan darah ke jantung optimal. Sebagai contoh, ujarnya, saat berjalan, kontraksi di betis harus dirasakan. Apabila berjalan secara malas-malasan, tidak ada kontraksi, dan sirkulasi darah tidak dapat diperbaiki.

Menurutnya, postur berjalan yang benar adalah tumit yang mendarat ke tanah terlebih dahulu, baru diikuti ujung kaki yang mendorong badan ke depan.

Apabila tidak memungkinkan untuk berjalan, katanya, dapat melakukanankle pumping ankleatau menggerak-gerakkan pergelangan kaki maju mundur seperti menginjak pedal gas mobil.

"Lalu dengan jinjit-jinjit. Kalau gak kuat sendiri karena kondisi kesehatan sendiri, atau gak bisa jenjit sendiri, boleh dibantu pegangan ke dinding, lalu kita jenjit-jenjit, ulang lagi biasa, jenjit lagi, napak lagi, jenjit lagi, napak lagi," katanya.

Menurutnya, apabila terjadi pembengkakan berulang, dapat terjadi komplikasi maka dapat terjadi komplikasi berupa peradangan atau inflamasi di bagian pembuluh darah kaki sampai ke kulit.

Hal tersebut, katanya, menyebabkan kulit berwarna kemerahan atau kebiruan, karena darah kotor yang seharusnya naik ke jantung tidak berhasil naik, sehingga tidak dapat ditukar dengan oksigen sehingga bersih kembali

Vito menilai, pencegahan lebih baik daripada mengobati, dan menangani atau mengobati lebih awal lebih baik daripada mengalami komplikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.