PBB: Lebih dari 13.000 Migran Haiti Dipaksa Pulang
📅 Jumat, 05 Apr 2024, 09:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Dominican Today
JENEWA - Sekitar 13.000 migran Haiti dipulangkan secara paksa oleh negara-negara tetangga pada bulan Maret, meskipun krisis kemanusiaan dan keamanan memburuk, kata badan migrasi PBB pada Kamis (4/4).
Sejak akhir Februari, geng-geng kuat di Haiti bekerja sama melancarkan serangan terkoordinasi di seluruh negara Karibia, menyerang kantor polisi, penjara dan bandara, dan memaksa Perdana Menteri Ariel Henry mengundurkan diri.
Jumlah migran yang kembali meningkat 46 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).
Dari jumlah tersebut, hampir 3.000 orang menerima bantuan kemanusiaan sekembalinya mereka ke rumah.
"Bagi sebagian besar warga Haiti, kemungkinan migrasi reguler masih menjadi rintangan yang tidak dapat diatasi, sehingga migrasi tidak teratur hanya menjadi satu-satunya harapan mereka," kata IOM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diperlukan waktu lebih dari satu tahun bagi warga Haiti untuk mendapatkan paspor, sehingga menghalangi mereka mengakses "jalur yang ada untuk migrasi reguler, seperti visa dan program kemanusiaan".
Dalam "kekacauan yang melanda Haiti" semakin banyak orang yang mengungkapkan kecenderungan bunuh diri, "topik yang semula tabu namun kini menjadi lebih umum diungkapkan", kata IOM.
IOM mengatakan Haiti memiliki lebih dari 360.000 pengungsi internal, termasuk "berkali-kali lipat".
Sebaiknya Anda baca juga:
Negara ini memiliki populasi 11,6 juta orang pada tahun 2022, menurut angka PBB.
Namun negara ini dilanda kemiskinan dalam beberapa dekade terakhir, bencana alam dan ketidakstabilan politik.
Dewan transisi kepresidenan belum sepenuhnya terbentuk, sehingga menunda kedatangan pasukan multinasional untuk membantu polisi Haiti yang kewalahan memulihkan ketertiban.
Hal ini juga mempengaruhi kemampuan LSM untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana.
"Staf kemanusiaan, termasuk staf kami, menghadapi tantangan keamanan yang tiada tandingannya, sehingga menyeimbangkan keharusan untuk membantu orang lain dengan kenyataan pahit mengenai risiko pribadi dan pengungsian," kata Philippe Branchat, kepala IOM di Haiti.
Koordinator bantuan darurat PBB, Martin Griffiths, pada hari Kamis mengalokasikan dana darurat sebesar 12 juta dollar untuk Haiti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!