Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Waspada Potensi Gelombang Tinggi Hingga Lima Meter di NTT

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 17:50 WIB | Oleh:
BMKG Waspada Potensi Gelombang Tinggi Hingga Lima Meter di NTT Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Ilustrasi - Kapal-kapal yang berlabuh di Pelabuhan Larantuka, Flores Timur, NTT.

LARANTUKA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga lima meter di wilayah perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 8 April 2024.

"Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Yandri Tungga ketika dihubungi dari Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, Kamis.

Ia mengatakan tinggi gelombang empat hingga lima meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu dan harus diwaspadai oleh pelaku pelayaran mulai Jumat (5/4).

Sedangkan tinggi gelombang 1,25 meter hingga dua meter berpeluang terjadi di perairan selatan Kupang-Rote serta Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.

Yandri menerangkan hal itu dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 96S yang saat ini terpantau berada di Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu sehingga menyebabkan daerah pertemuan dan belokan angin di wilayah NTT dan meningkatkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta ekstrem.

Selain itu, kondisi itu juga dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Equatorial Rosby dan Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO).

"Waspada juga adanya awan gelap atau cumulonimbus yang dapat menyebabkan angin kencang, perubahan arah angin, dan peningkatan tinggi gelombang yang terjadi secara tiba-tiba," ucap Yandri.

Dengan adanya peringatan dini BMKG ini, Yandri berpesan agar pemilik jasa pelayaran selalu memperhatikan risiko keselamatan pelayaran.

Bagi perahu nelayan, Yandri berpesan agar memperhatikan kondisi pelayaran jika kecepatan angin sudah lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Untuk pelayaran menggunakan kapal ferry, Yandri mengatakan pentingnya memperhatikan risiko keselamatan apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Sedangkan bagi kapal kargo atau kapal pesiar, dia berpesan agar memperhatikan kondisi cuaca apabila kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas empat meter.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada," katanya mengingatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.