Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Bisa Lagi Titip Absen, Pemkab Badung Siapkan Presensi ASN Berbasis Wajah

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 05:20 WIB | Oleh:
Tak Bisa Lagi Titip Absen, Pemkab Badung Siapkan Presensi ASN Berbasis Wajah Doc: Antara foto/HO-Diskominfo Badung
Ket. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung Ketut Gede Arta (tengah).

BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, terus mematangkan rencana penerapan sistem presensi berbasis pengenalan wajah bagi aparatur sipil negara melalui aplikasi ASN Digital.

“Berdasarkan rencana dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Badung, penggunaan teknologi pengenalan wajah akan menjadi sistem utama mulai Januari 2027,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung Ketut Gede Arta di Mangupura, Kamis.

Ia mengatakan sistem presensi wajah tersebut pada dasarnya merupakan pengembangan dari teknologi yang sudah berjalan sebelumnya. 

Selain menentukan lokasi pengguna, sistem baru menambahkan mekanisme verifikasi wajah dan gerakan untuk memastikan kehadiran ASN.

Pengembangan sistem itu dilakukan secara bertahap untuk memastikan keandalan aplikasi di setiap platform sebelum diterapkan secara menyeluruh.

“Saat ini apabila menggunakan wajah harus ditingkatkan. Koordinatnya sudah ada, sama seperti yang di SIKAP. Saat ini masih mengandalkan sistem ganda selama masa peralihan," kata dia.

Gede Arta mengungkapkan saat ini aplikasi presensi berbasis wajah tersebut belum bisa digunakan oleh ASN pemilik Phone dan baru tersedia untuk perangkat dengan sistem operasi Android.

“Namun kami memastikan ASN pengguna iOS masih dapat menggunakan aplikasi lama, yakni SIKAP Badung, selama masa transisi. Saat ini Android sudah," kata dia.

Ia menambahkan untuk sistem operasi iOS pengembangan aplikasi pada dasarnya telah rampung dan saat ini sedang dalam tahap verifikasi di pihak Apple. 

Pihaknya optimistis seluruh proses integrasi termasuk persetujuan versi iOS akan tuntas jauh sebelum sistem baru diberlakukan secara total dan dapat memenuhi target migrasi penuh pada awal 2027.

“Sembari menunggu proses persetujuan di App Store selesai, ASN pengguna iPhone dipastikan tidak mengalami kendala karena layanan presensi tetap berjalan normal melalui aplikasi SIKAP Badung yang dapat diakses baik di Android maupun iOS,” pungkas Gede Arta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

BPS: Produksi Beras di Pulau Jawa Capai 53,68 Persen

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPS: Produksi Beras di Pula...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Loyo, Dolar...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.