Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Lagi Setelah 3 Bulan Ditutup

📅 Senin, 01 Apr 2024, 11:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalur Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Lagi Setelah 3 Bulan Ditutup Doc: ANTARA/HO-Humas Balai TNGR
Ket. Kawasan Gunung Rinjani, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka kembali jalur pendakian menuju Gunung Rinjani Lombok setelah ditutup pada awal Januari-Maret 2024.

"Destinasi wisata alam di Taman Nasional Gunung Rinjani 2024 telah dibuka kembali," kata Kepala Balai TNGR NTB Dedy Asriadi dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Senin (1/4).

Ketentuan pembukaan destinasi wisata alam Gunung Rinjani tersebut di antaranya aktivitas kunjungan wisata alam pada destinasi wisata alam pendakian dan nonpendakian Taman Nasional Gunung Rinjani dapat dilakukan mulai tanggal 1 April 2024.

"Pemesanan tiket pendakian melalui aplikasi e-Rinjani dapat diunduh di Playstore pada pukul 05.00 WITA -20.00 WITA setiap harinya," katanya.

Kemudian untuk waktu kunjungan pendakian Gunung Rinjani yang diizinkan adalah 4 hari 3 malam dengan kuota sebanyak 100 persen dari kuota kunjungan normal melalui destinasi wisata alam pendakian yakni jalur pendakian Senaru melalui Jebak Gawah Senaru-Pelawangan Senaru-Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Senaru/Torean dengan kuota maksimal 150 orang pengunjung per hari.

Kemudian pintu masuk jalur pendakian Sembalun melalui Pelawangan, Sembalun-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.

"Pintu masuk Jalur pendakian Torean melalui Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari," katanya.

Selain itu, Jalur Pendakian Aik Berik melalui Jebak Gawah Aik Berik - Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari. Jalur pendakian Timbanuh melalui jalur pendakian Timbanuh - Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.

"Jalur pendakian Tete Batu melalui Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari," katanya.

Pelaksanaan kegiatan Rinjani Begawe Festival (RBF) 2024, selain merupakan informasi pembukaan kembali Destinasi Wisata Alam di Taman Nasional Gunung Rinjani diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dan meningkatkan peran aktif masyarakat luas terutama pengelolaan sampah dalam konsep ekonomi sirkular di Provinsi NTB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.