Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Peru Kecam Penggerebekan Rumahnya Sewenang-wenang

📅 Minggu, 31 Mar 2024, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Peru Kecam Penggerebekan Rumahnya Sewenang-wenang Doc: Al Jazeera
Ket. Presiden Peru Dina Boluarte.

LIMA - Presiden Peru Dina Boluarte mengecam penggerebekan di rumah dan kantornya pada hari Sabtu (30/3) setelah pihak berwenang melakukan penggeledahan semalaman dalam penyelidikan korupsi yang berpusat pada jam tangan Rolex yang ia kenakan di depan umum.

Boluarte yang berkuasa sejak Desember 2022, tidak menjelaskan bagaimana dia mendapatkan jam tangan tersebut. Ia hanya mengatakan itu adalah hasil kerja keras.

"Langkah yang diambil pagi ini adalah sewenang-wenang, tidak proporsional dan kasar," kata Boluarte dalam pidatonya. Boluarte berada di istana kepresidenan saat agen menggerebek rumahnya.

Pengacara Boluarte mengatakan polisi menemukan jam tangan di kantornya di istana pemerintah.

"Mereka tidak membawanya pergi. Hanya dicatat dan difoto. Ada sekitar 10, dan ada beberapa yang bagus tapi saya tidak bisa mengatakan apakah itu Rolex," kata pengacara Mateo Castaneda kepada stasiun radio RPP.

Boluarte mengatakan tidak akan membahas masalah ini secara terbuka sampai memberikan pernyataan tersumpah kepada jaksa pada tanggal 5 April.

Pihak berwenang meluncurkan penyelidikan setelah program berita La Encerrona menarik perhatian pada gambar Boluarte yang mengenakan jam tangan mewah di acara-acara publik saat menjabat sebagai wakil presiden di bawah presiden Pedro Castillo dan sebagai menteri pembangunan pada tahun 2021.

Program tersebut mengatakan mereka mengkaji periode yang berakhir pada Desember 2022 ketika Castillo dimakzulkan dan ditangkap serta Boluarte mengambil alih kekuasaan.

Penggerebekan hari Sabtu, yang merupakan operasi gabungan antara polisi dan kantor kejaksaan, disiarkan di saluran televisi lokal Latina.

Agen pemerintah terlihat mengelilingi rumah di Distrik Surquillo Lima sementara petugas memblokir lalu lintas.

Penggerebekan tersebut atas permintaan jaksa penuntut umum dan disahkan oleh Penyidikan Persiapan Mahkamah Agung.

Hal ini terjadi setelah jaksa menolak permintaan Boluarte untuk memberikan lebih banyak waktu menanggapi panggilan pengadilan yang menuntut dia memberikan bukti pembelian jam tangannya.

Jaksa juga ingin mengetahui apakah Boluarte telah melaporkan jam tangan Rolex tersebut pada laporan pendapatannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.