Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Memasang Rambu Pemberhentian Angkot Listrik

📅 Sabtu, 30 Mar 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Memasang Rambu Pemberhentian Angkot Listrik Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Pemasangan rambu pemberhentian angkot listrik di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3).

Kota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, memasang rambu pemberhentian angkutan kota (angkot) listrik di 10 titik jelang uji coba pada awal April 2024.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, di Kota Bogor, Jumat (29/3), mengatakan akan ada 30 titik pemberhentian angkot listrik yang akan diuji coba di rute Cidangiang-Suryakencana. Rinciannya 20 titik di shelter eksisting, dan 10 titik baru yang dipasang hari ini.

"Ini sejarah bagi Kota Bogor, angkot listrik pertama di Indonesia. Kami akan uji coba lima unit. Jadi ini pertama kalinya angkot tidak berhenti sembarangan," kata Bima Arya.

Lima unit angkot listrik ini, akan menggantikan 10 unit angkot konvensional. Kendati demikian, menurut Bima, lima unit angkot listrik ini belum bisa diklaim mengurangi kemacetan.

"Tapi nanti kalau ini lancar, uji coba enam bulan, setelah itu kalau lancar maka akan dikonversi semua. Kan nanti ada yang konversi ke Biskita, ada yang jadi angkot listrik," ujarnya pula.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Marse Hendra Saputra mengatakan, saat ini di Kota Bogor ada 30 trayek angkot konvensional.

Diharapkan, setelah uji coba angkot listrik ini berhasil, ke depan trayek lain bisa menggunakan angkot listrik juga.

"Kalau berharapnya semua trayek yang ada di Kota Bogor. Mudah-mudahan ke depan semua trayek bisa menggunakan angkot listrik. Bertahap mungkin, satu-dua," kata Marse.

Dalam uji coba enam bulan ke depan ini, Marse menyebut, pihaknya akan menghitung berapa ketahanan baterai dan berapa keuntungannya. Tarif angkot listrik ini senilai 5 ribu rupiah sekali perjalanan, dengan menggunakan sistem Tap on Bus (TOB) menggunakan kartu pembayaran elektronik.

"Saat ini kan memang karena uji coba. Jadi kan kita supaya sama-sama berhitung bagaimana keuntungan, kelebihan, kekurangannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.