Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diimbau Transaksi Non Tunai untuk Cegah Kejahatan saat Idul Fitri

📅 Rabu, 27 Mar 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diimbau Transaksi Non Tunai untuk Cegah Kejahatan saat Idul Fitri Doc: ANTARA/Khalis Surry
Ket. Arsip. Pengunjung memindai kode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada acara Pekan QRIS Nasional 2023 saat Car Free Day (CFD) di Banda Aceh, Aceh, Minggu (20/8/2023).

Banda Aceh - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Aceh mengimbau masyarakat untuk bertransaksi secara non tunai atau digital, sebagai salah satu upaya mitigasi risiko kejahatan peredaran uang palsu di tengah masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Gunawan, Selasa, mengatakan kebutuhan terhadap uang tunai pada periode Ramadhan dan lebaran memang cukup tinggi. Untuk wilayah kerja Lhokseumawe saja, kebutuhan uang tunai mencapai Rp2,2 triliun pada Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Namun demikian kami terus mendorong transaksi non tunai sebagai mitigasi risiko kejahatan uang palsu serta memberikan kemudahan transaksi yang cepat dan aman," kata Gunawan saat dihubungi dari Banda Aceh.

Ia menjelaskan, transaksi non tunai memberi kemudahan bagi masyarakat, yakni meminimalisir salah hitung, meminimalisir kontak fisik seperti saat pandemi COVID-19, dan yang utama yaitu memungkinkan segala transaksi dapat dilaksanakan dimana dan kapan saja.

Oleh karena itu, pada periode Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, Bank Indonesia juga memiliki program Mudah berbagi Ramadhan dengan QRIS (Mubaraq), yaitu berbagi dengan transaksi digital melalui layananQuick Response Code Indonesian Standard(QRIS).

Pelaksanaan kegiatan Mubaraq dilakukan dengan memberikan apresiasi kepada masing-masing masjid yang memiliki volume transaksi penghimpunan dana melalui QRIS terbesar, di 10 kota/kabupaten wilayah kerja Kantor Bank Indonesia Lhokseumawe.

Meliputi wilayah Aceh bagian timur seperti Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tengah, Bireuen, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Aceh Tenggara.

"Oleh karena itu seluruh masjid didorong untuk menggunakan QRIS sebagai media beramal bagi masyarakat. Data volume transaksi QRIS selama periode Ramadhan dan lebaran 2024 yang kami peroleh dari perbankan akan dijadikan dasar pemberian apresiasi tersebut," ujarnya.

Di sisi lain, Bank Indonesia Lhokseumawe juga menyiapkan uang sebesar Rp2,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang jelang Idul Fitri 1445 Hijriah untuk daerah wilayah kerjanya.

Gunawan mengatakan kebutuhan uang di wilayah kerja Bank Indonesia Lhokseumawe pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2024 mencapai Rp2,2 triliun, atau meningkat 15,8 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp1,9 triliun.

Pihaknya telah menyiapkan strategi penukaran uang pecahan baru di tengah masyarakat yang dikemas dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi).

"Hal ini merupakan tugas Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah dan nominal yang cukup, pecahan yang sesuai dan kondisi yang layak edar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Nasional
Korps Marinir Uji Roket MLR...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.