Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Cuma Jadi Pasar, Bappenas Ingin Ekosistem Halal Ciptakan Nilai Tambah

📅 Senin, 28 Sep 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Cuma Jadi Pasar, Bappenas Ingin Ekosistem Halal Ciptakan Nilai Tambah Doc: ANTARA/ Harianto
Ket. Ilustrasi - Logo produk halal di salah satu pusat perbelanjaan.

JAKARTA – Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rosy Wediawaty menyatakan pihaknya ingin ekosistem halal menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi.

“Kami ingin ekosistem halal tidak hanya berkembang secara domestik, tetapi juga untuk menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi, daya saing yang lebih kuat, ekspor yang meningkat, dan akses yang lebih luas ke pasar internasional,” ujarnya dalam agenda Halal Start-Up Connect 2026 | Road to International Halal Summit di Jakarta, Senin (28/9).

Pada kesempatan tersebut, dia menerangkan bahwa pengembangan ekonomi syariah didukung oleh beberapa prioritas utama, mulai dari memperkuat industri halal dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) halal, mengembangkan ekosistem dan ekspor produk halal, serta memperkuat keuangan syariah.

Rosy mengatakan ekonomi syariah sedang berkembang dengan cepat akibat akselerasi transformasi digital dan penemuan model bisnis baru pada seluruh rantai nilai halal.

Dalam konteks ini, start-up halal dinilai berperan penting dalam mengembangkan solusi inovatif, meningkatkan efisiensi, mengembangkan akses pasar, hingga menghubungkan bisnis dan pelanggan di seluruh ekosistem halal.

Namun, lanjutnya, inovasi sendiri tidak cukup karena startup juga membutuhkan akses institusi finansial, pasar, teknologi, jaringan, dan kemitraan strategis untuk mengembangkan bisnis mereka.

“Di sini Halal Startup Connect dapat membuat kontribusi yang penting. Platform ini bertujuan untuk menghubungkan startup halal dengan investor, institusi finansial, korporasi, dan partner strategis,” ungkap dia.

Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas menegaskan bahwa tujuan pihaknya ialah membangun ekosistem halal yang inovatif, produktif, inklusif, kompetitif, dan semakin berhubungan dengan pasar global.

“Saya percaya startup halal yang terhubung dengan Halal Startup Demo Day 2026 dapat menjadi jembatan penting antara inovasi dan investasi, startup dan industri, dan ekosistem halal Indonesia, serta ekonomi halal global,” ucap Rosy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.