Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SMK Pusat Keunggulan Perkuat Sinkronisasi Kurikulum

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 03:13 WIB | Oleh:
SMK Pusat Keunggulan Perkuat Sinkronisasi Kurikulum Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wardani Sugiyanto, dalam Silaturahmi Merdeka Belajar, secara daring, Senin (25/3).

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wardani Sugiyanto, mengatakan program SMK Pusat Keunggulan meningkatkan relevansi pendidikan dengan dunia industri. Salah satunya memperkuat sinkronisasi kurikulum.

"Dulu kurikulum hanya sebatas mendapat pengesahan dari industri," ujar Wardani, dalam Silaturahmi Merdeka Belajar, secara daring, Senin (25/3).

Dia mengatakan, saat ini sudah ada 1.850 SMK Pusat Keunggulan. Dengan adanya sinkronisasi, kurikulum sekolah tersebut akan dipandu sesuai kebutuhan dan permintaan industri. "Kebutuhan tersebut kami rumuskan bersama untuk mencapai sertifikasi kompetensi yang sejalan dengan industri," jelasnya.

Skema Pemadanan

Wardani mengungkapkan, pihaknya juga memiliki program Skema Pemadanan Dukungan (matching fund). Skema tetsebut dalam rangka menarik minat industri untuk meningkatkan dukungan kepada SMK yang menjadi mitranya.

Pada program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan, Kemendikbudristek memadankan investasi industri dengan nilai serupa (1:1). Dengan demikian, dampak terhadap penguatan pembelajaran berbasis industri akan semakin besar.

"Pada tahun 2022, pihaknya mendapat dana pemadanan dukungan dari industri senilai 439 miliar rupiah. Sedangkan pada tahun 2023 hampir 300 miliar rupiah," katanya.

Wardani menerangkan, bentuk dukungan dari industri terdiri in cash atau tunai/infrastruktur pembelajaran dan in kind atau fasilitas program. Melihat potensi program tersebuy yang cukup tinggi, pihaknya akan memperkuat teaching factory.

"Kami pun memfasilitasi kerja sama dengan Direktorat Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Kementerian Dalam Negeri, untuk melakukan pendampingan agar SMK-SMK negeri ini memiliki sertifikat BLUD," ucapnya.

Kepala SMK Negeri 8 Medan, Sumatra Utara, Wilma Handayani, mengaku Skema Pemadanan Dukungan membawa banyak dampak baik bagi sekolahnya. Dengan adanya pemadanan dukungan ini, empat konsentrasi keahlian keahlian di SMK Negeri 8 sudah memiliki teaching factory masing-masing. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.