Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkominfo Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital Cegah Hoaks

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 23:23 WIB | Oleh:
Kemenkominfo Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital Cegah Hoaks Doc: antara
Ket. Koordinator Literasi Digital untuk Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rizki Ameliah.

Koordinator Literasi Digital untuk Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rizki Ameliah mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital guna mencegah hoaks di ruang digital.

"Jadi tentunya dengan cara kita meningkatkan kemampuan kita. Nah kata kuncinya adalah CABE, yaitu cakap, aman, budaya, dan etika berdigital," ujar Rizki di Jakarta, Selasa.

Dia menilai, dengan memahami dan menerapkan pilar-pilar tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam mengonsumsi informasi di ranah digital.

Rizki juga mengingatkan masyarakat terhadap pentingnya melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi di ruang digital.

Dia meminta masyarakat untuk menjadi penjaga kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Dia mengatakan, meskipun suatu informasi terlihat positif, namun jika tidak memiliki manfaat yang nyata, sebaiknya tidak disebarkan lebih lanjut.

Hanya informasi yang sudah diverifikasi kebenarannya dan memiliki manfaat yang layak disebarluaskan, dengan tetap memperhatikan potensi dampak negatifnya terhadap orang lain.

"Tapi kita pastikan lagi itu merugikan orang lain atau tidak, mencemarkan nama orang lain atau tidak. Yang namanya tabayyun harus kembali lagi ke diri kita. Jadi intinya dari diri kita sendiri, cek lagi, verifikasi lagi," kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Kementerian Kominfo telah menyediakan portal aduankonten.id sebagai salah satu sarana untuk memeriksa kebenaran informasi.

Selain itu, pemangku kepentingan lain seperti Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) juga memiliki portal turnbackhoax.id yang memiliki fungsi serupa.

Adanya portal-portal tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksa keabsahan informasi sebelum menyebarkannya.

"Banyak sekali portal yang bisa kita memanfaatkan untuk mengecek hoaks atau mungkin berita yang mengandung misinformasi atau disinformasi," kata Rizki.

Dia menambahkan bahwa Kementerian Kominfo terus berkomitmen dalam rangka menanggulangi penyebaran hoaks. Salah satu upaya yang dilakukan adalah edukasi yang dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
NASA Umumkan Nama Awak untu...

PT KAI Luncurkan Platform Space Digital

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Platform S...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.