CEO Boeing Akan Mundur Pasca Krisis Keselamatan 737 Max
📅 Selasa, 26 Mar 2024, 11:41 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SRyanair, pelanggan maskapai penerbangan Boeing terbesar di Eropa, mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Senin bahwa pihaknya menyambut baik perubahan manajemen tersebut.
"Stan Deal telah melakukan pekerjaan penjualan yang hebat untuk Boeing selama bertahun-tahun, namun dia bukanlah orang yang bisa membalikkan operasi di Seattle, dan di situlah sebagian besar masalah terjadi dalam beberapa tahun terakhir," kata CEO Ryanair, Michael O'Leary dalam sebuah pernyataan di media sosial X.
CEO United, Scott Kirby, awal bulan ini mengatakan, dia mendesak Boeing untuk berhenti membuat pesawat Max 10 yang belum disertifikasi untuk perusahaan tersebut karena tidak jelas kapan FAA akan mengizinkan pesawat tersebut untuk terbang.
Pekan lalu, para CEO maskapai penerbangan mulai menjadwalkan pertemuan dengan para direktur Boeing untuk menyuarakan ketidaksenangan mereka atas kurangnya kontrol kualitas manufaktur dan produksi pesawat 737 Max yang lebih rendah dari perkiraan. Rapat tersebut akan melibatkan Kellner dan satu atau lebih anggota dewan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Juga pada minggu lalu, Chief Financial Officer Boeing, Brian West, mengatakan pada konferensi industri bahwa Boeing akan menghabiskan lebih banyak uang daripada yang diperkirakan karena terbatasnya produksi 737 Max.
Saham Boeing bertambah 1,4 persen pada hari Senin setelah pengumuman tersebut. Saham perusahaan turun lebih dari 26 persen sepanjang tahun ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!