Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Sembilan Warga Hilang akibat Banjir di Cipongkor

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB: Sembilan Warga Hilang akibat Banjir di Cipongkor Doc: antara
Ket. Kondisi Desa Gindung, Cipongor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat setelah dilanda bencana banjir dan tanah longsor, Senin (25/3/2024)

BANDUNG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya sembilan orang hilang akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi, Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (25/3), mengatakan kesembilan orang itu merupakan warga Desa Gintung, Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

Informasi yang diterima Pusdalops BNPB, lanjutnya, kesembilan orang tersebut hilang diduga terbawa arus deras banjir dan gulungan tanah longsor sejak kemarin malam (Minggu, 24/3) di daerah itu.

Bencana tersebut dipicu oleh hujan intensitas tinggi sehingga volume air mengalir deras dan menyebabkan seketika tanah di atas bukit longsor menerjang pemukiman warga di bawahnya pada wilayah Cipongkor itu.

Ia memastikan tim SAR gabungan sudah di lokasi kejadian dan siang ini mulai mengintensifkan pencarian para korban dengan menyusuri kawasan yang dilanda banjir dan longsor.

Namun, lanjutnya, melihat kondisi di lokasi kejadian tidak menutup kemungkinan jumlah korban yang hilang akan bertambah.

Dalam proses tersebut, kata dia, petugas turut serta menggunakan pesawat tanpa awak atau drone pendeteksi panas tubuh dari Kantor SAR Bandung untuk menunjang kelancaran pencarian, dengan harapan korban bisa segera ditemukan apapun kondisinya.

Sementara terdata ada sebanyak 99 keluarga terdampak akibat bencana tersebut. Dua diantaranya mengalami luka akibat terkena serpihan material longsor hingga harus dirawat secara intensif di puskesmas setempat.

Selain itu, kata dia, bencana juga mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah warga dan bangunan fasilitas umum, 10 rumah diantaranya mengalami rusak berat dan satu rumah terancam ambruk.

Pompa Alkon

Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung, Jawa Barat, memaksimalkan fungsi mesin pompa air Alkon dalam operasi pencarian korban banjir dan tanah longsor yang hilang di Desa Sinargalih dan Cibenda.

Kepala Kantor SAR Bandung Heri Marantika mengatakan bahwa mesin Alkon yang umumnya difungsikan untuk mengalirkan air dalam aktivitas pertanian, kini harus digunakan dalam upaya pencarian korban bencana yang hilang.

Hal itu dilakukan, kata dia, karena tim SAR tidak bisa mendatangkan alat berat seperti buldozer dan ekskavator ke lokasi kejadian yang merupakan kawasan perbukitan.

Sebelumnya tim SAR menerima laporan bahwa ada 11 warga hilang setelah mengalami bencana banjir dan tanah longsor pada kemarin malam (Minggu, 24/3). Namun, berdasarkan data hari ini dari jumlah korban hilang itu, dua ditemukan selamat dan sembilan orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.