Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Basarnas Kendari Cari Nelayan yang Hilang di Perairan Moramo

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Basarnas Kendari Cari Nelayan yang Hilang di Perairan Moramo Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim Penyelamat Basarnas Kendari saat melaksanakan apel pencarian korban.

Kendari - Tim Penyelamat Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di Perairan Desa Panambea, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa nelayan tersebut bernama Sarman (25), yang merupakan warga Desa Panmabea, yang dilaporkan hilang oleh anggota Polsek Moramo, pada pukul 21.55 WITA.

"Dilaporkan telah terjadi kecelakaan kapal satu orang nelayan yang diduga terjatuh dari perahunya dan hilang di sekitar Perairan Desa Pandambea, Moramo," kata Muhammad Arafah.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan dengan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Basarnas Kendari menuju lokasi yang diinformasikan dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR, pada pukul 22.10 WITA.

"Jarak tempuh lokasi yang dilaporkan itu sekitar 22,2 mil laut dari Dermaga Basarnas Kendari," ujarnya.

Saat tiba di lokasi, lanjut Muhammad Arafah, pihaknya langsung berkoordinasi dengan masyarakat sekitar dan Polsek Moramo untuk melakukan pencarian terhadap korban.

"Unsur yang terlibat dalam pencarian, yakni Basarnas Kendari, Polsek Moramo, masyarakat sekitar, dan keluarga korban," jelasnya.

Muhammad Arafah juga menyampaikan bahwa dalam operasi pencarian korban, beberapa alut yang digunakan, antara lain mobil penyelamat, ambulans, perahu karet, palsar medis, palsar evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Dia mengungkapkan bahwa hilangnya korban bermula saat dirinya pergi mencari ikan menggunakan perahu di sekitar Perairan Desa Pandambea, Moramo, pada pukul 14.30 WITA. Saat pukul 16.00 WITA, tetangga korban melintas di samping perahu milik korban yang terikat di rumpon dan tidak menemukan korban.

"Korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, dan telah dilakukan pencarian oleh masyarakat sekitar dan keluarga korban, namun korban tidak ditemukan," tambah Muhammad Arafah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.