Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Optimalkan Pengolah Limbah Makanan untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan 

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 14:31 WIB | Oleh:
Optimalkan Pengolah Limbah Makanan untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan  Doc: Istimewa.
Ket. Peluncuran produk Greens Pod Intelligent Farming.

JAKARTA - Startup Agritech, Greens mengembangkan teknik pertanian secara berkelanjutan (sustainable farming) melalui pengoptimalan pengolah limbah makanan.

Melalui produk Greens Pod Intelligent Farming, diperediksi dapat mengembangkan hasil panen 120 kali lebih banyak dan secara bersamaan melestarikan sumber daya dengan pengurangan penggunaan air dan lahan sebesar 95 persen.

Co-Founder & Chief Business Officer Greens, Erwin Gunawan menjelaskan, salah satu inovasi dari Greens adalah membangun teknologi Controlled Environment Agriculture (CEA) dan memiliki inovasi teknologi agrikultur berbentuk pod (Greens pod).

"Inovasi ini mampu menciptakan sistem penanaman dalam ruangan yang terintegrasi dengan Blockchain, artificial intelligence (AI), dan internet of things (IoT)," kata Erwin saat ditemui di Jakarta, kemarin.

Dengan dukungan teknologi, Greens juga berhasil memotong hingga 50 persen waktu panen. Contohnya, stroberi biasanya dalam waktu 12 bulan baru berbuah, sedangkan di GREENS hanya dalam waktu 4,5 bulan sudah berbuah. Ia menyebut, teknologi buatan Greens pod memiliki kelebihan lain yaitu dapat mengatur suhu, air, cahaya, kelembaban udara, nutrisi, hingga CO2 secara otomatis.

Kelebihan itu dapat memberikan jaminan kebersihan, menjaga kualitas nutrisi, hingga memberikan jaminan rasa yang lebih dari segar (fresh) karena sayur-sayuran disajikan dalam keadaan masih hidup.

"Saat ini, sudah ada 20-25 jenis tanaman. Untuk sayurannya, Greens tidak menanam apa yang sudah ditanam petani, dan ini superfood, yaitu microgreens. Motivasinya, pertama, memberikan bahan pangan yang aman dan baik," kata Erwin.

Selain itu, produk ini secara signifikan mengurangi jejak karbon hingga 50 persen, tidak menggunakan kemasan plastik, dan berkontribusi terhadap pelestarian lahan.

Pengawasan vegetasi di Greens Pod juga didukung oleh webcam yang mengirimkan gambar langsung ke sistem AI jarak jauh, yang kemudian menyesuaikan kondisi di dalam pod, termasuk cahaya, suhu, dan kelembapan, memastikan atmosfer mikro yang sempurna bagi setiap tanaman untuk tumbuh.

Dalam mendukung sistem teknologi di Greens, pihaknya juga menggandeng Westcon Indonesia dan Merkle Innovation Technology dengan dukungan teknologi AWS.

Country Manager, Westcon Indonesia, Ivan Agus juga mengungkapkan, potensi AI diproyeksikan akan menghasilkan nilai luar biasa sebesar $16 triliun pada tahun 2030. Kondisi itu mendorong pertumbuhan dan membantu mengatasi beberapa tantangan paling mendesak di bidang jasa keuangan, layanan kesehatan, manufaktur, dan perubahan iklim.

Transformasi bisnis ini juga akan mengukuhkan serta mempercepat pertumbuhan industri teknologi cloud di Indonesia, sebuah data memprediksi nilai pasar ekonomi digital Indonesia menjadi senilai US$ 146 miliar pada tahun 2025 mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.