Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Irjen Kemendagri Ingatkan Daerah Soal Inflasi Tinggi Saat Pimpin Rakor Inflasi Minggu Pertama Ramadhan

📅 Rabu, 13 Mar 2024, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Irjen Kemendagri Ingatkan Daerah Soal Inflasi Tinggi Saat Pimpin Rakor Inflasi Minggu Pertama Ramadhan Doc: Dok. Kemendagri
Ket. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi pada minggu pertama bulan Ramadan 2024.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi pada minggu pertama bulan Ramadan 2024. Dia mengingatkan semua pemerintah daerah (Pemda) dengan inflasi tinggi untuk memperhatikan berbagai komoditas yang mengalami kenaikan harga.

"Ini merupakan rapat koordinasi yang pertama kali di bulan Ramadan ini yang sekaligus menjadi penekanan kita untuk terus berusaha keras dapat mengatasi permasalahan-permasalahan harga dan distribusi bahan-bahan pokok penting," katanya di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Tomsi menyampaikan, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Maret 2024 inflasi tahun ke tahun (Februari 2024 terhadap Februari 2023) sebesar 2,75 persen. Kemudian dia mengingatkan khusus untuk sepuluh Pemda baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dengan inflasi tertinggi untuk melakukan langkah-langkah pengendalian.

"Ini juga masih banyak provinsi kabupaten/kota yang di atas rata-rata nasional, kami berharap bisa menjadi perhatian," ungkapnya.

Dia menyebut, daerah-daerah dengan inflasi tertinggi itu di antaranya Kabupaten Minahasa Selatan (6,06 persen), Kabupaten Minahasa Utara (5,90 persen), Kabupaten Toli Toli (5,76 persen), dan Kabupaten Pasaman Barat (5,52 persen). Bagi daerah dengan inflasi tinggi, dirinya meminta agar kepala daerah beserta jajaran terkait bisa meneliti, mengecek, dan merapatkan kembali letak hambatan yang membuat inflasi tinggi di wilayah masing-masing.

"Selanjutnya bagi kota, kabupaten yang di bawah rata-rata nasional saya ucapkan terima kasih, agar dapat dipertahankan terus," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Tomsi menyampaikan pula kondisi terbaru Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proksi inflasi pada minggu pertama Maret 2024. Dia menyebutkan berbagai daerah dengan IPH tertinggi, di antaranya Kabupaten Bone Bolango sebesar 10,73 persen dan Kabupaten Musi Rawas Utara sebesar 10,43 persen.

"Berikutnya yang IPH-nya minus, ada Aceh Selatan, OKU Selatan, Kepulauan Yapen, sampai dengan Pegunungan Arfak, saya ucapkan terima kasih dan di sini juga kita lihat bahwa daerah-daerahnya yang minus ini ada di Aceh, Sumsel, Papua, NTT, bahkan ada di Jawa, yaitu di Pati, kemudian di Lampung, di Maluku, Jateng di Grobogan," ungkapnya.

Dari daerah-daerah dengan kondisi minus tersebut, Tomsi menegaskan daerah-daerah lain harus bisa belajar mendalami langkah pengendalian yang dilakukan. Misalnya dengan mempelajari model distribusi agar pasokan komoditas dapat tersalurkan secara lancar kepada masyarakat.

"Kalau dilihat daripada transportasi mungkin kalau bertetanggaan hampir bersamaan, kalau dilihat dari mungkin menanam kenapa kita tidak coba untuk ikut menanam, kalau dilihat daripada distribusi kenapa kita tidak mencoba belajar bagaimana mereka bisa mendapatkan pasokan," jelasnya.

Di sisi lain, dalam kesempatan itu, Tomsi juga mengucapkan selamat berpuasa bagi umat Islam di seluruh Indonesia. "Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan bagi yang melaksanakannya," ujarnya. (IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.