Bapanas: Relaksasi HET Beras Premium untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga
📅 Rabu, 13 Mar 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiZulkifli menilai kebijakan merelaksasi HET yang dimulai 10-23 Maret 2024 itu bertujuan untuk menjaga harga dan stok beras stabil di pasaran.
Ia mengatakan dengan diterapkannya HET, membuat pabrik-pabrik besar penguasa beras tidak asal membeli gabah petani.
Terlebih, saat ini, ia mendata ada sekitar tujuh pabrik di wilayahnya yang membeli gabah dengan asal-asalan.

Sebaiknya Anda baca juga:
Kembangkan Pangan Lokal
Sebelumnya, Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa menyarankan agar pemerintah lebih serius mengembangkan pangan lokal yang khas di masing-masing daerah daripada terus mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan pangan di tiap-tiap daerah yang karakteristik pangannya berbeda-beda.
Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwijono Hadi Darwanto mengatakan, semestinya data pangan tidak terbatas pada beras. Pemerintah pusat dan daerah harus memiliki data beras dan nonberas. Idealnya semua daerah memiliki konsumsi utama yang berbeda-beda.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi, untuk daerah-daerah yang pangan utamanya nonberas jangan lagi dipasok dengan beras, dan sebaliknya, sehingga angka konsumsi beras juga akan menurun," kata Dwijono.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!