Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Doomsday Glacier' Seperti Gabus yang Menyumbat Botol

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 06:25 WIB | Oleh:
“Doomsday Glacier' Seperti Gabus yang Menyumbat Botol Doc: Alexandra Mazur/University of Gothenburg

Runtuhnya bagian terdepan gletser Thwaites akan berdampak pada kenaikan permukaan laut dengan sangat cepat. Terletak di Antartika barat, runtuhnya gletser Thwaites yang memiliki ukuran lebih besar dari Florida, akan menyebabkan peningkatan kenaikan permukaan laut yang mengkhawatirkan.

Gletser Thwaites disebut-sebut sebagai "Gletser Kiamat" oleh penulis New York Times yang juga penulis kontributor di majalah Rolling Stones, Jeff Goodell, pada 2017. Goodell sempat diundang para ilmuwan untuk pergi bersama mereka ke Antartika pada 2019 selama tujuh pekan.

"Gletser Thwaites, seperti yang digambarkan oleh para ilmuwan, seperti gabus dalam botol anggur yang dapat menahan seluruh lapisan es Antartika barat. Jadi jika Thwaites runtuh, seluruh lapisan es Antartika barat akan berada dalam masalah," kata Goodell

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Nature Journal, gletser tersebut terbukti rentan terhadap kehilangan es yang cepat dan tidak dapat diubah.

Menurut Kiera Tran, mahasiswa PhD di Institut Teknologi Georgia dalam Glasiologi Geofisika, sisi barat Antartika memiliki air laut yang relatif lebih hangat. Hal ini menyebabkan gletser itu mencair lebih cepat, namun juga karena sisi Barat jauh lebih tipis. "Jika Anda memiliki air laut yang lebih dingin, profil suhu akan berubah secara bertahap," kata Tran.

Ada sejumlah solusi geoengineering untuk mencoba memitigasi pencairan gletser Thwaites, namun ini adalah teknologi yang belum terbukti. Besarnya skala gletser Thwaites, yang lebih besar dari Negara Bagian Florida, membuat penerapannya sangat menantang.

Menurut ilmuwan senior di Pusat Sains Kutub dari Universitas Washington, Michalea King, ada banyak penelitian yang harus dilakukan di Antartika barat yang memakan biaya besar. Ide-ide yang tercetus sangat mahal, membutuhkan banyak bahan dan kemungkinan besar terbuang sia-sia, dan masih memiliki dampak yang belum diketahui terhadap lingkungan dan ekologi lokal, apalagi besarnya skala gletser Thwaites telah menimbulkan tantangan besar bagi strategi mitigasi terkait geoengineering.

"Ada beberapa gagasan untuk mitigasi di gletser Thwaites. Ide-ide ini terutama difokuskan untuk membantu menstabilkan bagian-bagian gletser dalam upaya memperlambat aliran gletser atau menghalangi air laut hangat mencapai bagian depan gletser di tempat yang paling sensitif untuk menyusut," kata King. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.