Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kusnaeni: Rumput SUGBK Harus Dibenahi

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 17:49 WIB | Oleh:
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kusnaeni: Rumput SUGBK Harus Dibenahi Doc: ANTARA/HO-PSSI
Ket. Pesepak bola Timnas Indonesia berpose sebelum melawan Filipina dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran kedua di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (21/11). Indonesia dan Filipina bermain imbang dengan skor akhir 1-1.

JAKARTA - Untuk melanjutkan perjuangan Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni mengatakan bahwa rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), menjadi faktor penting guna menjalani pertandingan, sehingga pengelola harus berbenah.Ia menjelaskan, tim asuhan Shin Tae-yong akan menjamu Vietnam pada Kamis (21/3) di SUGBK Senayan, Jakarta, sehingga segala persiapan harus dilakukan termasuk menjaga kualitas rumput agar sesuai dengan standar FIFA.

"Kualitas rumput sebagai field of playsangat penting dalam pertandingan sepak bola. Apalagi pertandingan berstandar internasional dalam agenda FIFA Matchday memang menuntut standar tinggi soal kualitas lapangan," kata Kusnaeni dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, pria yang kerap disapa Bung Kus itu menjelaskan, SUGBK merupakan stadion terbesar dan kebanggaan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, saat menjamu Vietnam nanti, jangan sampai kualitas rumput stadion tidak baik, seperti yang terjadi dalam laga ujicoba Timnas Indonesia U-20 melawan Thailand beberapa waktu lalu.

Menurut Bung Kus, pengelola SUGBK harus memberi perhatian serius terhadap kesiapan rumput lapangan, guna menjaga asa Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia tersebut.
Ia menambahkan, penggunaan stadion untuk kegiatan politik, budaya, atau keagamaan bisa atau sah saja dilakukan. Namun, di atas itu semua pengelola harus bisa menghitung dengan cermat, jarak antara kegiatan tersebut dengan masa pemulihan dan perawatan menuju pertandingan selanjutnya.

"Jika melihat kondisi terakhir saat ini, memang agak mengkhawatirkan," ujar dia.

Meski begitu, lanjut dia, pengelola SUGBK masih punya waktu untuk mengoptimalkan pemulihan kondisi rumput agar layak pakai. Ditambah lagi, saat ini masih musim hujan sehingga relatif mudah untuk perawatan rumput.

Selain rumput, Bung Kus juga mengingatkan fasilitas SUGBK lainnya, seperti bangku penonton, toilet, dan pagar pemisah antar tribun.

Itu dikarenakan, puluhan ribu suporter fanatik timnas pasti akan menonton pertandingan tersebut, sehingga fasilitas pendukung keamanan dan kenyamanan dalam penyelenggaraan harus dipersiapkan dengan serius seperti persiapan rumput stadion. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Wali Kota Bandung Tinjau Ti...
Daerah
Tangani Sampah, Pemkab Bang...
Luar Negeri
Apple, Louis Vuitton, Herme...
Advertisement
Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah. Prancis di Ambang Kehancuran?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.