Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tangerang Gelar Inspeksi Mendadak Pangan Terpadu

📅 Selasa, 05 Mar 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Tangerang Gelar Inspeksi Mendadak Pangan Terpadu Doc: ANTARA/HO-DKP Kota Tangerang
Ket. Tim gabungan Pemkot Tangerang melakukan pemeriksaan 136 sampel produk pangan saat melakukan pengawasan di Pasar Poris Indah, Senin.. Berdasarkan pengujian gabungan yang dilakukan menyatakan sekitar 94,12 persen produk pengan dinyatakan aman.

TANGERANG - Untuk memberikan jaminan keamanan dan kualitas pangan masyarakat Kota Tangerang, Tim Gabungan Pemkot menggelar inspeksi mendadak (sidak) pengawasan pangan terpadu, Senin (4/3).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun, mengatakan sidak pengawasan pangan terpadu merupakan agenda rutin. Kegiatan ini melibatkan Dinkes, BPOM hingga kepolisian. Tim gabungan antara lain sidak ke Pasar Poris Indah.

Tim gabungan Pemkot Tangerang, katanya, memeriksa ratusan sampel produk pangan. Mereka memeriksa peternakan, perikanan, pertanian, pangan olahan, dan label kemasan yang beredar di pasaran.

"Sidak pengawasan ini secara khusus bertujuan untuk memberikan perlindungan masyarakat selaku konsumen pangan Kota Tangerang. Ini dilakukan karena menjelang puasa. Kami ingin memastikan peredaran pangan dengan kualitas terbaik," ujarnya.

Muhdorun melanjutkan, sidak pengawasan pangan terpadu kali ini memeriksa 136 sampel produk pangan. Berdasarkan pengujian gabungan yang dilakukan terbukti 94 persen produk pangan dinyatakan aman.

"Beberapa indikator pengujian yang kami lakukan meliputi formalin, residu pestisida, boraks, methanyl yellow, sampai rodhamin. Syukur, hasilnya cukup baik. Hanya delapan sampel yang terindikasi tidak aman," tambahnya. Selain itu, tim gabungan juga akan terus meningkatkan pengawasan pangan Kota Tangerang. "Tim juga akan menggelar sidak secara berkala dengan menyasar pasar tradisional dan pasar modern Kota Tangerang dalam beberapa waktu mendatang," katanya.

Santunan

Sementara itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kepada keluarga petugas pemilu yang meninggal sebesar 842 juta. Ada 14 petugas yang meninggal dalam pemilu mengalami kecelakaan kerja/sakit saat bertugas. Santunan diserahkan Pemkab Tangerang kepada ahli waris.

"Kami memberikan bantuan untuk keluarga korban saat pelaksanaan pemilu 14 Februari. Ada 14 petugas KPPS yang menerima bantuan dengan total 842 juta," kata Pejabat Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, Senin.

Andi menyebutkan, penerima santunan adalah petugas penyelenggara pemilu yang terdaftar kepesertaannya di BPJS Ketenagakerjaan, Mereka mengalami insiden kecelakaan kerja/sakit atau meninggal dunia saat bertugas.

"Jadi, kami serahkan santunan kepada keluarga," tandasnya. Andi menjelaskan kebanyakan petugas yang meninggal adalah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Rata-rata mereka meninggal dunia akibat kelelahan.

Andi mengaku sudah mengantisipasi jauh sebelum pemilu dengan memastikan seluruh petugas pemilu di Kabupaten Tangerang dalam kondisi sehat jasmani. Mereka diberi jaminan BPJS Kesehatan.

Andi mengungkapkan selain memberikan santunan kepada keluarga, dia juga menyerahkan santunan kepada tiga keluarga petugas non-ASN dan petugas tempat pemakaman umum (TPU) dengan nilai 126 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.