Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Kargo Bermuatan Ribuan Ton Pupuk Tenggelam di Lepas Pantai Yaman

📅 Minggu, 03 Mar 2024, 14:58 WIB | Oleh:
Kapal Kargo Bermuatan Ribuan Ton Pupuk Tenggelam di Lepas Pantai Yaman Doc: Planet Labs PBC via AP
Ket. Dalam citra satelit yang disediakan oleh Planet Labs, kapal berbendera Belize Rubymar terlihat di selatan Laut Merah dekat Teluk Selat el-Mandeb mengalami kebocoran minyak setelah serangan pemberontak Houthi Yaman pada Selasa, 20 Februari 2024.

ADEN - Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional pada Sabtu (2/3) mengumumkan kapal kargo Rubymar tenggelam di lepas pantai Yaman pada Jumat (1/3) malam di tengah kondisi cuaca badai.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan kantor berita pemerintah Saba, pemerintah mengatakan Rubymar, kapal kargo yang ditinggalkan selama lebih dari 12 hari setelah diserang oleh kelompok Houthi, tenggelam di lepas pantai Yaman.

Xinhua menyebutkan, kapal berbendera Belize milik Inggris itu membawa ribuan ton pupuk dan minyak. Pemerintah menyatakan penyesalannya atas tenggelamnya kapal tersebut, dan memperingatkan kemungkinan terjadinya bencana lingkungan besar di wilayah perairan Yaman.

Pada 18 Februari, Houthi menembakkan dua rudal ke arah Rubymar saat kapal tersebut melewati Laut Merah, sehingga merusak sebagian kapal. Kelompok Houthi mengklaim mereka yakin kapal itu membawa senjata dengan tujuan Israel.

Meskipun ada permohonan dari pemerintah Yaman selama 12 hari terakhir untuk menghindari bencana, Rubymar tidak dapat diamankan dan tenggelam pada Jumat malam di tengah gelombang laut yang ganas.

Pemerintah Yaman mengadakan pertemuan darurat setelah insiden tersebut untuk mengatasi dampak buruk lingkungan yang akan terjadi.

Pada Senin, pemerintah Yaman kembali menyerukan bantuan internasional untuk membantu mengatasi potensi tumpahan minyak besar-besaran dari kapal kargo yang tenggelam. Sebuah komite darurat juga telah dibentuk untuk menangani krisis yang akan datang.

Kelompok Houthi telah meningkatkan serangan mereka terhadap pelayaran internasional sejak pertengahan November tahun lalu, dengan mengatakan bahwa mereka menunjukkan solidaritas dengan warga Palestina di Gaza yang menghadapi serangan gencar Israel.

Pasukan AS-Inggris sejak Januari telah merespons dengan puluhan serangan udara terhadap sasaran Houthi, termasuk peluncur rudal bergerak dan drone bawah air, namun gagal menghalangi kelompok tersebut untuk melancarkan serangan lebih lanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.