Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Jateng Diminta Tak 'Panic Buying'

📅 Sabtu, 02 Mar 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Jateng Diminta Tak 'Panic Buying' Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah Ratna Kawuri.

Semarang - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah Ratna Kawuri mengimbau masyarakat untuk menjadi pembeli cerdas dan tidak melakukan "panic buying", seperti memborong seiring dengan kenaikan harga beras.

"Biasanya kami melihat tren Desember, Januari, Februari agak 'push'. Agak tinggi permintaan konsumsi. Sekali lagi banyak upaya yang dilakukan pemerintah, itu juga jaminan bagi masyarakat agar tidak 'panic buying'," katanya di Semarang, Jumat.

Diakuinya, saat ini masih dijumpai harga beras premium yang mencapai Rp18.000 per kilogram, salah satunya di Pasar Peterongan Semarang

Ia mengatakan setiap pedagang akan memiliki harga jual yang berbeda, tergantung dari asal pasokan, serta besar kecilnya toko.

"Kami kalau melakukan survei dari pedagang satu dengan pedagang lain berbeda. Maka dari itu, kami imbau masyarakat untuk jadi pembeli atau konsumen yang cerdas," katanya.

Menurut dia, harga beras saat ini memang masih relatif tinggi dipengaruhi banyak faktor, termasuk pasokan, tetapi masyarakat diminta tidak khawatir karena pemerintah telah melakukan berbagai langkah.

Antara lain, menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM), menyuplai beras Stabilitasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) ke pasar tradisional dan ritel modern, dan melakukan pemantauan secara rutin.

"Kemarin dari pantauan kami itu (beras) medium sekitar Rp15.100-15.300 per kg dan premium Rp16.400-16.700 (per kg)," katanya.

Ia mengatakan dampak El Nino dan bencana alam juga memengaruhi produksi beras, seperti banjir yang melanda sentra produksi beras di Jateng, yakni Grobogan dan Demak pada awal bulan Februari lalu.

Dengan kondisi semacam itu, kata dia, terjadi gangguan pada sisi suplai sehingga menjadi pemicu kenaikan harga beras di pasaran.

"Kami harapkan dengan Sragen, Wonogiri, Grobogan mulai panen. Mudah-mudahan ini bisa mendongkrak stok dan pasokannya (beras)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.